
Delik Asia, (Boyolali) | Untuk menekan penyebaran penyakit menular pada hewan ternak, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2025 Kodim 0724/Boyolali menggandeng Dinas Peternakan Kabupaten Boyolali menggelar sosialisasi pengendalian dan penanggulangan penyakit hewan. Kegiatan berlangsung di Aula Balai Desa Sarimulyo, Kecamatan Kemusu, Senin, 11 Agustus 2025.

Sosialisasi ini menyasar para peternak dan masyarakat desa sebagai bagian dari upaya edukasi berkelanjutan. Babinsa Koramil 18/Kemusu, Pelda M. Riya, mengatakan kegiatan ini tak sekadar memberi informasi, tetapi juga mendorong kesadaran kolektif akan pentingnya kesehatan hewan ternak.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah mencegah penyebaran penyakit hewan menular, meningkatkan kesehatan dan produktivitas ternak, serta mendukung ketahanan pangan di tingkat desa,” ujar Riya.
Ia menyebut kegiatan tersebut menjadi bukti sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan instansi teknis dalam pembangunan desa yang komprehensif.


Sementara itu, dokter hewan dari Disnak Boyolali, drh. Sumber Sirep Susilwati, menjelaskan sejumlah penyakit yang kerap menyerang sapi. Di antaranya adalah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Mastitis, Septicaemia Epizootica (SE), Pinkeye, Gudik (scabies), dan cacingan.
Menurutnya, langkah-langkah pencegahan mencakup vaksinasi, pemberian obat-obatan seperti antibiotik dan antiinflamasi, serta perawatan luka dan kebersihan kandang.
“Vaksinasi penting untuk merangsang sistem imun ternak, agar mampu membentuk antibodi terhadap penyakit tertentu,” kata Sumber.
Ia menambahkan, keberhasilan vaksinasi dan pengendalian penyakit berkontribusi langsung terhadap produktivitas peternakan dan ketahanan pangan desa.
Program ini menjadi bagian dari TMMD yang bukan hanya menyasar pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat aspek kesehatan masyarakat, termasuk kesejahteraan peternak.[Red/**]







Tidak ada komentar