x

Ketua MA Melepas Ketua Pengadilan Tinggi Bandung

waktu baca 3 menit
Rabu, 29 Mei 2024 23:29 0 25 Redaksi

DelikAsia.com, (Bandung) |  Untuk kedua kalinya pada tahun ini, kita menggelar wisuda purnabakti di kota Bandung, pertama yaitu Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bandung Drs. H. R. M. Zaini, S.H., M.H.I. dan yang sekarang KetuaPengadilan Tinggi Bandung yaitu Bapak Dr. H. SyahrialSidik, S.H., M.H.

Pelepasan hari ini, menambah daftarpanjang defisit formasi hakim, baik di level pimpinanmaupun non-pimpinan, di mana hakim-hakim kita semakinmenyusut jumlahnya, sementara penambahan SumberDaya Manusia (SDM) berupa hakim baru masih belum dapat dilakukan.

Hal tersebut disampaikan Ketua Mahkamah Agung Prof. Dr. H. M. Syarifuddin, S.H., M.H. Saat Melepas Ketua Pengadilan Tinggi Bandung Dr. H. Syahrial Sidik, S.H., M.H. pada hari Selasa, 28 Mei 2024 di Pengadilan Tinggi Bandung.

Lebih lanjut KMA mengatakan selalu merasakan haru tiap pkali melepas seorang pimpinan peradilan, yang memasuki usia purnabakti.

Sebab, seremoni wisuda yang bersangkutan, akan menjadi penanda berkurangnya squad hakim sebagai inti (core) dari sebuah lembaga Peradilan.

Menurutnya dalam dinamika dunia kerja, momentum purnabakti merupakan hal yang lumrah, sebagai penanda berputarnya roda organisasi. Ada pejabat baru yang dilantik, dan ada yang pula yang dipurnabakti, semua merupakan siklus yang wajar dan alamiah.

Jika kita renungkan, sirkulasi karir ini justru mengajarkan kepada kita, bahwa tidak ada yang abadi di atas dunia ini, semua bersifat sementara. Tidak ada jabatan dan kedudukan yang permanen, semua akan berakhir ketika waktunya sudah tiba.

“Bagi seorang hakim, wisuda purnabakti adalah penanda paripurnanya pengabdian sebagai juru adil, setelah berpuluh tahun bergulat dengan nurani dalam memutus dan mengadili perkara. Tugas dan tanggung jawab seorang Hakim memang tidak mudah.

Hari-harinya dipenuhi dengan tugas-tugas kemanusiaan, bersidang dan membaca berkas, menguras pikiran dalam mempertimbangkan baik dan buruk, manfaat dan konsekuensi putusannya bagi nasib orang lain”, ujar mantan Ketua Kamar Pengawasan.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Mahkamah Agung menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Dr. H. Syahrial Sidik, S.H., M.H. yang telah mengalami suka dan duka mengabdi 40 tahun lamanya di lembaga peradilan.

Selain itu, KMA mengucapkan terima kasih kepada IbuGina T.A. Syahrial, selaku istri dari Bapak Dr. H. Syahrial Sidik, S.H., M.H.,yang setia mendampingi dalam sukaduka, di setiap tempat penugasan, serta atas dedikasi Ibudalam memimpin dan menjalankan organisasi Dharmmayukti Karini.

Demikian juga kepada seluruh putraputri dan keluarga besar, yang telah berkorban waktu dan kebersamaan, demi merelakan Bapak mengabdi kepada bangsa dan negara.

Acara di hadiri oleh Wakil Ketua Mahkamah Agung RI Bidang Yudisial Dr. Sunarto, S.H., M.H. dan Wakil KetuaMahkamah Agung RI Bidang Non-Yudisial H. Suharto,S.H., M.Hum, Para Ketua Kamar MahkamahAgung, Pejabat Eselon I dilingkungan Mahkamah Agung, dan Wakil Ketua, Para Hakim Tinggi, serta seluruhaparatur pada Pengadilan Tinggi Bandung,

KetuaPengadilan Negeri se-wilayah Provinsi Jawa Barat, sertaKetua Umum Dharmayukti Karini dan Ketua DharmayuktiKarini Mahkamah Agung beserta Pengurus DharmayuktiKarini Daerah dan Cabang.[RED/HMS-MA]

 

 

Pewarta: S4F4R

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x