x

Lindungi Data Publik, Wali Kota Helldy Resmikan Pusat Keamanan Informasi

waktu baca 3 menit
Jumat, 6 Des 2024 23:24 0 161 Redaksi

DelikAsia.com, (Cilegon) |  Untuk menghadapi ancaman siber yang kian meningkat, Wali Kota Cilegon Helldy Agustian meresmikan Pusat Pemantauan Keamanan Informasi Pemerintah Kota Cilegon, Jumat (6/12/2024). Fasilitas yang bertempat di Aula Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) ini diharapkan mampu meningkatkan perlindungan terhadap data dan sistem pelayanan publik.

Keberadaan pusat ini merupakan hasil inisiatif Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XXXVI Tahun 2024 yang diikuti oleh Kepala Diskominfo Cilegon. Langkah tersebut sejalan dengan upaya memperkuat tata kelola keamanan informasi di era digital.

Dalam sambutannya, Helldy menyampaikan pentingnya transformasi digital dalam mendukung efisiensi pelayanan publik. Namun, ia juga mengingatkan tentang risiko yang menyertai perkembangan teknologi tersebut. “Perkembangan teknologi informasi di era digital membawa banyak manfaat, termasuk efisiensi dalam pelayanan publik dan transparansi dalam tata kelola pemerintahan. Namun, di balik peluang besar ini, terdapat risiko yang harus kita waspadai, salah satunya adalah ancaman siber yang semakin meningkat,” ujar Helldy.

Ia berharap Pusat Pemantauan Keamanan Informasi ini dapat mendeteksi dan menangani ancaman siber secara real-time. Selain itu, fasilitas ini diharapkan mampu menjaga kelancaran sistem pemerintahan serta melindungi data masyarakat, khususnya yang terkait dengan layanan publik.

“Keamanan informasi bukan hanya soal menjaga data dari serangan, tetapi juga memastikan bahwa pelayanan publik tetap berjalan tanpa hambatan. Pusat ini akan menjadi landasan untuk meningkatkan kemampuan deteksi dan respons terhadap ancaman siber, serta menjaga kelancaran sistem pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel,” tegasnya.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Cilegon dalam memastikan pelayanan publik berbasis teknologi informasi berjalan aman dan lancar, sekaligus menjadi model transformasi digital yang akuntabel dan responsif terhadap tantangan zaman.

Selanjutnya, Helldy mengapresiasi langkah inovatif yang diambil oleh Dinas Kominfo SP Kota Cilegon yang telah menginisiasi pembangunan pusat pemantauan ini, keberhasilan pusat ini tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kolaborasi dan komitmen seluruh pihak terkait, baik di tingkat pemerintah daerah maupun mitra kerja. “Kita semua harus optimis, dengan pengelolaan yang konsisten dan berkelanjutan, Pusat Pemantauan Keamanan Informasi Kota Cilegon akan menjadi contoh keberhasilan transformasi digital yang aman dan andal, yang menjadi bukti komitmen kita untuk menjawab tantangan ke depan dalam mewujudkan tata kelola yang lebih baik, aman, dan terintegrasi,” tegasnya.

Oleh karena itu, Helldy mengajak seluruh pihak untuk menjadikan peresmian Pusat Pemantauan Keamanan Informasi ini sebagai langkah awal menuju Cilegon yang tidak hanya maju dalam teknologi, tetapi juga tangguh dalam menjaga keamanan data dan informasi. “Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan fasilitas ini, semoga Pusat Pemantauan Keamanan Informasi ini memberikan manfaat besar bagi kita semua, terutama bagi masyarakat Kota Cilegon,” tuturnya.

Pemerintah Kota Cilegon terus memperkuat tata kelola keamanan informasi dengan berbagai langkah strategis. seperti diterangkan Kepala DiskominfoSP Kota Cilegon, Agus Zulkarnaen, menyebutkan, pihaknya telah menetapkan Peraturan Wali Kota tentang Pelaksanaan Persandian dan Keputusan Wali Kota tentang Pembentukan Pusat Pemantauan Keamanan Informasi sebagai dasar penguatan ini.

“Alhamdulillah, saat ini kami telah berhasil membangun dan menyediakan ruangan Pusat Pemantauan Keamanan Informasi yang dilengkapi sarana dan prasarana teknologi informasi yang memadai. Fasilitas ini akan terus dikembangkan, baik dari sisi sumber daya manusia maupun teknologi, secara berkelanjutan,” ujar Agus, Jumat (6/12/2024).

Agus menjelaskan, fasilitas tersebut memiliki teknologi canggih seperti dashboard analitik, sensor keamanan, dan sistem pemantauan real-time. Teknologi ini dirancang untuk mendeteksi dan merespons ancaman siber secara cepat, sehingga kualitas pelayanan publik berbasis elektronik dapat terjaga.

“Kami berharap dengan adanya pusat pemantauan ini, ancaman siber dapat ditekan. Pelayanan publik berbasis teknologi informasi juga bisa berjalan lebih baik dan lebih aman,” katanya.

Selain itu, Agus menegaskan bahwa pusat ini merupakan upaya meningkatkan kesiapan dan ketangguhan pemerintah dalam menghadapi ancaman siber. “Langkah ini diharapkan bisa memberikan pelayanan yang lebih baik dan lebih aman untuk masyarakat Kota Cilegon,” tutupnya.[Safar/**]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x