x

Kemanunggalan TNI–Rakyat Terlihat di Simbarwaringin, Jalan Al Ikhlas Dicor Bersama

waktu baca 2 menit
Senin, 22 Des 2025 22:35 0 31 Redaksi

Lampung Tengah, (Delik Asia) | Di tengah keterbatasan anggaran perbaikan infrastruktur jalan di tiga kelurahan Kecamatan Trimurjo, langkah tak biasa dilakukan Toni Sastra Jaya, anggota DPRD Lampung Tengah dari Fraksi Partai Demokrat. Ia memilih turun langsung memperbaiki jalan lingkungan dengan uang kantong pribadi, sekaligus menggerakkan warga untuk bergotong royong.

Kondisi jalan lingkungan di Kelurahan Simbarwaringin yang minim sentuhan perbaikan—karena tidak adanya dana kelurahan seperti Dana Desa—menjadi pemicu aksi tersebut. Jalan menuju Masjid Al-Ikhlas sepanjang sekitar 180 meter dengan lebar 3 meter telah lama rusak dan dikeluhkan warga.

Mendengar langsung keluhan masyarakat, Toni Sastra Jaya tak menunggu program pemerintah. Ia segera menyiapkan material—batu split 2×3, batu bescos 3×5, pasir, dan semen—yang seluruhnya dibeli dari dana pribadi. Koordinasi dilakukan dengan pengurus RW setempat untuk mempercepat perbaikan.

Ketua RW kemudian mengajak warga melakukan pengecoran secara swadaya. “Jalan ini sudah lama hancur. Padahal ini akses utama warga, anak sekolah, pekerja swasta maupun ASN, juga jamaah yang hendak beribadah ke masjid,” ujar Toni Sastra Jaya, Minggu (21/12/2025).

Pengerjaan dilakukan dengan semangat gotong royong lintas elemen. Turut terlibat enam personel TNI dari Koramil 411-04/Tmj yang dipimpin Sudarto, bersama Andi Sumantri, Gunawan, Sumanto, Nano Wibowo, dan Tofik.

Hadir pula Anwar Sadat, Lurah Simbarwaringin Abdul Muntholib, tokoh masyarakat, dan pemuda setempat.

Aksi tersebut mendapat apresiasi luas dari warga. Ketua RW 2 Simbarwaringin Sudarno menyebut, kepedulian Toni Sastra Jaya menjadi contoh nyata wakil rakyat yang hadir dan bekerja. “Pak Toni bukan cuma janji. Beliau langsung bertindak. Jalan ini sudah lama rusak, baru kali ini benar-benar diperbaiki. Kami sangat berterima kasih,” ujarnya.

Langkah ini tak hanya memperbaiki akses jalan, tetapi juga memantik kembali semangat kebersamaan dan gotong royong warga—nilai yang kian langka di tengah keterbatasan anggaran publik.[*/Red]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x