
CILEGON, (Delik Asia) |Car Free Day (CFD) PAWON Cilegon kembali dipadati aktivitas masyarakat dan para pelaku usaha pada Minggu, 30 Agustus 2026. Di tengah ramainya transaksi dan hiruk-pikuk warga, persoalan kebersihan menjadi perhatian serius pengelola.

Hasil pantauan pasca aktivitas menunjukkan kondisi kawasan CFD PAWON Cilegon relatif bersih. Sampah yang tertinggal terpantau minim, sementara sejumlah saluran air juga terlihat bersih setelah kegiatan berlangsung.
Kondisi ini menjadi sinyal positif bahwa aktivitas ekonomi di ruang publik dapat berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap lingkungan.


Ketua PAWON (Paguyuban Wirausaha Cilegon), Iim Ibrohim, menegaskan bahwa kebersihan CFD bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas, melainkan kewajiban bersama seluruh pihak yang beraktivitas di dalamnya.
“Datang bersih, pulang harus bersih. Kami selalu mengimbau kepada seluruh anggota dan pelaku usaha untuk menjaga kebersihan, termasuk tidak meninggalkan sampah di lahan usaha masing-masing,” ujar Iim.

Menurutnya, CFD PAWON Cilegon bukan hanya menjadi lokasi masyarakat mencari hiburan maupun tempat para pedagang mencari rezeki. Lebih dari itu, kawasan tersebut merupakan ruang publik yang harus dirawat bersama.
Iim bahkan menyoroti kepedulian masyarakat dari luar yang turut membantu menjaga kebersihan kawasan CFD.

“Orang luar saja rela membantu menjaga CFD. Apa kita sebagai pelaku usaha akan tetap cuek, membuang sampah dan meninggalkan lahan usaha dengan sampah yang berantakan?” katanya.

Ia mengajak seluruh pedagang untuk tidak hanya mengejar keuntungan dari ramainya CFD, tetapi juga menunjukkan kepedulian dengan memastikan lokasi berjualan kembali bersih setelah aktivitas selesai.
“Jangan hanya ramai saat berdagang, tetapi tinggalkan juga kebersihan sebagai bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan dan masyarakat. Rezeki yang baik akan terasa lebih indah jika didapat dari tempat yang bersih dan nyaman,” tutur Iim.
Dalam menjaga kebersihan CFD, PAWON juga melibatkan petugas K3 yang berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta Babinsa. Kolaborasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kawasan CFD tetap aman, tertib, bersih, dan nyaman bagi masyarakat.

PAWON berharap kondisi relatif bersih pasca-CFD tersebut dapat terus dipertahankan dan menjadi budaya bersama. Para pedagang diharapkan memiliki kesadaran untuk membersihkan kembali area jualannya sebelum meninggalkan lokasi.
Sebab, menurut PAWON, wajah CFD bukan hanya ditentukan oleh ramainya pengunjung dan banyaknya transaksi, tetapi juga oleh bagaimana semua pihak mampu menjaga ruang publik tersebut.
Datang membawa dagangan, pulang membawa rezeki—jangan tinggalkan sampah.
Kebersihan adalah tanggung jawab kita bersama. Yuk, sama-sama jaga CFD Cilegon!(*/FBY)

Tidak ada komentar