x

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Robinsar Ukir Prestasi Nasional: Cilegon Raih 200 Unit Bantuan Bedah Rumah dari Kemendagri

waktu baca 2 menit
Senin, 31 Agu 2026 06:04 0 20 Redaksi

Bali, (Delik Asia) | Di tengah kondisi efisiensi anggaran yang dihadapi pemerintah daerah, Wali Kota Cilegon Robinsar justru berhasil menorehkan prestasi membanggakan di tingkat regional Jawa-Bali. Robinsar meraih Juara III Kepala Daerah Berprestasi Kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah Layak Huni pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Jawa-Bali yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri di Bali, Jumat (28/8/2026).

Penghargaan bergengsi tersebut menjadi bukti komitmen Pemerintah Kota Cilegon dalam menghadirkan hunian layak bagi masyarakat, meski di tengah keterbatasan fiskal. Atas capaian itu, Kota Cilegon mendapatkan bantuan pembangunan 200 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dari Kemendagri dengan nilai Rp20 juta per unit, atau setara Rp4 miliar.

Robinsar dinilai sukses mendorong percepatan Program 3 Juta Rumah melalui kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, tata kelola pembangunan permukiman yang berkelanjutan, serta kolaborasi lintas sektor yang memberikan dampak nyata.

Pada tahun 2025, Pemkot Cilegon berhasil merehabilitasi 173 unit Rutilahu dengan total anggaran Rp5,055 miliar. Program tersebut terlaksana melalui sinergi DPWKel, Dinas Perkim, dan Baznas Kota Cilegon.

Sementara pada tahun 2026, pembangunan Rutilahu terus digenjot dengan target 147 unit dari APBD senilai Rp4,56 miliar, ditambah 494 unit yang didukung APBN senilai Rp9,88 miliar.

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengatakan penghargaan ini diberikan kepada kepala daerah yang memiliki kinerja nyata dalam pembangunan perumahan rakyat.

Penghargaan ini menunjukkan banyak kepala daerah yang benar-benar bekerja untuk rakyatnya. Untuk kategori Program 3 Juta Rumah, bantuan diberikan dalam bentuk bedah rumah senilai Rp20 juta per unit,” ujar Tito.

Menanggapi penghargaan tersebut, Wali Kota Robinsar menegaskan pihaknya tidak akan berhenti pada 200 unit bantuan dari Kemendagri. Pemkot Cilegon menargetkan pembangunan sekitar 500 unit Rutilahu melalui kolaborasi APBD, Baznas, CSR industri, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

“Kami ingin memastikan tidak ada lagi warga Cilegon yang tinggal di rumah tidak layak huni. Ini bukan sekadar membangun rumah, tetapi menghadirkan kehidupan yang lebih sehat, aman, dan sejahtera bagi masyarakat,” tegas Robinsar.

Prestasi ini menjadi sinyal kuat bahwa di tengah keterbatasan anggaran, Pemerintah Kota Cilegon tetap mampu menghadirkan program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat dan membawa manfaat nyata bagi warga.(*/FBY)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x