
Cilegon, (Delik Asia) |Deretan anak muda tampak hilir mudik di sebuah kedai sederhana di kawasan UMKM Danau Cinta, LKS BMPP, Jalan Metro Cendana. Di sanalah Barra Coffee berdiri, dirintis oleh Ekom Komariyah dengan konsep sederhana: kopi enak, harga merakyat.

Ekom menuturkan, nama “Barra” dipilih tanpa filosofi rumit. “Nggak ada arti khusus, pakai nama anak saja,” ujarnya, tersenyum.
Usaha coffee shop itu lahir dari kegemarannya menikmati kopi. “Suka ngopi saja, rasanya enak,” kata dia. Awalnya beroperasi di sebuah ruko, namun kini pindah ke lokasi yang lebih terbuka di kawasan UMKM.
Menurut Ekom, respons warga cukup tinggi. Antusiasme terlihat dari ramainya pembeli, terutama kalangan anak muda yang menjadikan tempat itu sebagai ruang nongkrong alternatif.

Dari sisi harga, Barra Coffee tergolong sangat terjangkau. Menu dibanderol mulai Rp3.000 untuk minuman termurah. Es teh dijual Rp5.000, sementara varian kopi dan minuman lain berkisar Rp8.000 hingga Rp10.000.
Dengan harga ramah di kantong, kedai ini perlahan menjadi titik temu baru di sekitar Danau Cinta.
Ekom berharap usahanya terus berkembang. “Mudah-mudahan UMKM ini makin maju, makin ramai pengunjung, jualan makin lancar dan sukses terus,” ujarnya.(FBI)

Tidak ada komentar