x

Pemkot Cilegon Bergerak Cepat Tangani Dampak Banjir dari Hulu ke Hilir

waktu baca 2 menit
Selasa, 6 Jan 2026 23:04 0 24 Redaksi

Cilegon, (Delik Asia) | Pemkot Cilegon, saat ini tengah melakukan upaya melakukan penanganan pasca banjir yang terjadi beberapa waktu lalu di sejumlah titik di Kota Cilegon. Upaya penanganan yang dilakukan Pemkot Cilegon saat ini adalah dengan melakukan penanganan dan antisipasi banjir dari hulu hingga ke hilir khususnya di wilayah Kecamatan Ciwandan, Jombang dan Cibeber.

Plt Sekda Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade mengatakan, untuk penanganan pasca banjir di hilir, Pemkot Cilegon saat ini tengah melakukan koordinasi dengan pihak industri dan Balai Pelaksana Jalan Nasional atau BPJN.

Aziz menuturkan, pasca banjir yang terjadi, penanganan yang fokus dilakukan Wali Kota dan Wakil Wali Kota beserta OPD terkait di Pemkot Cilegon saat ini adalah langkah antisipasi ke depan menghadapi curah hujan tinggi yang akan menyebabkan banjir.

Salah satunya yakni dengan melakukan koordinasi dengan pihak industri dalam hal ini Asosiasi Industri Olefin, Aromatik, dan Plastik Indonesia atau INAPLAS yang ada di Kota Cilegon.

“Kami tadi juga sudah melakukan rapat dengan perusahaan INAPLAS yang diketuai oleh Chandra Asri. Ada beberapa PR (pekerjaan rumah) yang harus kita tindak lanjuti, yang pertama adalah drainase atau saluran aliran air yang dimiliki atau dikelola oleh BPJN,” ujarnya.

Untuk itu, lanjut Aziz, Pemkot Cilegon melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang atau PUPR sudah melakukan koordinasi secara langsung dengan BPJN untuk menangani permasalahan yang kerap terjadi disepanjang saluran air khususnya di Kecamatan Ciwandan.

“Dan mulai hari ini pun BPJN sudah melakukan action atau eksekusi di lapangan. Termasuk dengan perusahaan-perusahaan. Karena ada beberapa saluran-saluran air yang dari Jalan Nasional yang melewati saluran air milik industri untuk dibuang menuju ke laut,” ucapnya.

Sementara, untuk di wilayah hulu, Aziz mengatakan, Pemkot Cilegon berencana untuk membuat gerakan penghijauan di lokasi-lokasi tambang yang ada di Kecamatan Cibeber dan Cilegon. Gerakan penghijauan tersebut juga akan didukung oleh perusahaan-perusahaan yang ada di Kota Cilegon, hal itu dilakukan sebagai upaya pencegahan banjir di Kota Cilegon.

“Dan ini juga sama didukung oleh perusahaan. Rencananya Pak Wali juga akan menginstruksikan kepada seluruh pegawai agar menyiapkan satu pegawai, satu pohon untuk ditanam di daerah yang lokasinya dijadikan tambang. Dan kita akan koordinasi dengan LH mungkin akan menginventarisir lokasinya dimana saja, jenis pohonnya apa, kemudian nanti kita akan sampaikan ke perusahaan nanti kita minta ke perusahaan pohonnya jenisnya apa kemudian jumlahnya berapa. dan itu akan kita adakan gerakan menanam pohon bersama Forkopimda dan perusahaan beserta masyarakat,” pungkasnya.(*/Feby)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x