
Caption: Ketua terpilih SMSI Kota Cilegon, Wawan Kurniadi (keempat dari kanan), berpose bersama peserta Muskot usai pemilihan di Aula Gedung Serbaguna DPRD Cilegon, Senin, 3 November 2025. Delik Asia, (Cilegon) | Musyawarah Kota (Muskot) Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Cilegon menetapkan Wawan Kurniadi sebagai Ketua periode 2025–2028. Kegiatan yang digelar di Aula Gedung Serbaguna DPRD Kota Cilegon, Senin (3/11), tersebut menandai babak baru kepemimpinan organisasi media siber di kota industri ini.

Acara dihadiri Ketua SMSI Provinsi Banten Lesman Bangun serta Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Kota Cilegon Agus Zulkarnaen, yang secara resmi membuka jalannya musyawarah.
Dalam sambutannya, Wawan Kurniadi menegaskan pentingnya semangat kolaborasi dan kebersamaan dalam membangun SMSI Cilegon yang solid dan berdaya saing.
“Saya tidak bisa bekerja sendiri. Kita perlu saling memberikan pandangan, ide, dan pemikiran yang memajukan organisasi ini. SMSI harus menjadi wadah yang kuat, profesional, dan mampu beradaptasi dengan tantangan industri media digital,” ujar Wawan.

Wawan menekankan bahwa kepemimpinannya akan difokuskan pada tiga pilar utama: penguatan kapasitas organisasi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia media siber, dan sinergi strategis dengan pemerintah serta pelaku industri.
Sementara itu, Ketua SMSI Provinsi Banten Lesman Bangun mengapresiasi semangat kebersamaan insan pers di Kota Cilegon. Ia menilai regenerasi kepemimpinan di tubuh SMSI menjadi momentum penting dalam memperkuat peran media digital sebagai pilar transparansi dan akuntabilitas publik.
“SMSI harus hadir sebagai mitra kritis yang konstruktif. Di era digital, profesionalisme dan integritas menjadi kunci kepercayaan publik,” tegas Lesman.
Muskot SMSI Kota Cilegon 2025–2028 diharapkan menjadi titik tolak konsolidasi organisasi menuju ekosistem media siber yang lebih kuat, adaptif, dan relevan dengan dinamika ekonomi serta teknologi informasi. Dengan kepemimpinan baru, SMSI Cilegon meneguhkan komitmennya menjadi wadah media yang independen, kolaboratif, dan berorientasi pada kepentingan publik.[Febi/**]

Tidak ada komentar