x

Halalbihalal Lintas Paguron di Serang, Persaudaraan Pencak Silat Diperkuat

waktu baca 2 menit
Minggu, 12 Apr 2026 14:11 0 52 Redaksi

Serang, (Delik Asia) | Hangatnya suasana kebersamaan terasa kental dalam kegiatan halal bihalal yang digelar sejumlah perwakilan paguron pencak silat di Kota Serang, Sabtu (11/4/2026). Momentum pasca Hari Raya Idulfitri ini dimanfaatkan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus meneguhkan kembali nilai-nilai persaudaraan dan budaya tradisional Banten.

Kegiatan yang berlangsung di Taman Graha Asri tersebut dihadiri para sesepuh dan anggota dari berbagai perguruan, di antaranya Paguron Mande Kamboja Putih, Panglipur, Singandaru, Bandrong, serta Pendekar Macan Kulon. Kehadiran lintas paguron ini mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan di tengah keberagaman aliran pencak silat.

Acara diawali dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur dan harapan akan keberkahan. Suasana kemudian semakin akrab melalui makan bersama yang diikuti seluruh peserta. Dalam kesempatan itu, para pimpinan perguruan menyampaikan pesan pentingnya menjaga persatuan, kekompakan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai luhur pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.

Tak sekadar ajang silaturahmi, kegiatan ini juga diwarnai penampilan jurus-jurus pencak silat dari para anggota paguron. Atraksi tersebut menjadi simbol bahwa tradisi bela diri khas Nusantara tetap hidup dan berkembang di tengah arus modernisasi.

Pembina beberapa paguron, H. Endin Oktaviana, menegaskan bahwa halal bihalal bukan hanya tradisi seremonial, melainkan sarana memperkuat ikatan batin antaranggota. “Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan dan menjaga kebersamaan di antara kita,” ujarnya.

Ia berharap, melalui kegiatan silaturahmi seperti ini, seluruh anggota perguruan dapat terus menjaga kekompakan serta menjunjung tinggi nilai-nilai budaya bangsa yang menjadi identitas bersama.

Halal bihalal ini pun menjadi bukti bahwa pencak silat tidak hanya berfungsi sebagai seni bela diri, tetapi juga sebagai perekat sosial yang mampu menyatukan berbagai elemen masyarakat dalam semangat persaudaraan dan kebudayaan.(*/Fby)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x