x

Posko Kesehatan Warga, Ikhtiar PT Vopak Terminal Merak Pantau Dampak Insiden

waktu baca 3 menit
Selasa, 24 Feb 2026 16:04 0 119 Redaksi

Cilegon, (Delik Asia) | PT Vopak Terminal Merak membuka Posko Kesehatan Masyarakat sebagai bagian dari komitmen pemantauan kesehatan warga pascainsiden di sekitar wilayah operasional perusahaan. Kegiatan ini digelar bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Cilegon, Puskesmas Grogol, Palang Merah Indonesia (PMI) Cilegon, serta klinik rekanan perusahaan, kegiatan ini di gelar pada senin , 23, Februari, 2026

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan, dengan fokus pada monitoring kesehatan warga, pemeriksaan gratis, serta edukasi pola hidup bersih dan sehat.

“Ini rangkaian posko kesehatan pascakejadian. Itikad baik kami untuk memastikan kondisi kesehatan warga tetap terpantau. Informasinya memang ada warga yang merasa terdampak, namun setelah kami lakukan monitoring, alhamdulillah keluhan yang muncul mayoritas tidak berkaitan langsung dengan kejadian kemarin,” ujar ajeng perwakilan manajemen di sela kegiatan.

Layanan yang tersedia di posko meliputi pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi medis, pemberian obat sesuai keluhan, hingga rujukan ke puskesmas apabila diperlukan. Petugas juga memberikan edukasi singkat mengenai pola hidup bersih dan sehat.

Perusahaan menyebut, posko kesehatan telah disiagakan sejak hari kejadian dan berlanjut hingga hari-hari berikutnya. Meski kegiatan kali ini digelar atas permintaan warga, layanan pemantauan disebut sudah berjalan sejak hari pertama.

“Kami terus melakukan pengawasan dan monitoring kesehatan warga. Sampai kapan? Belum bisa kami tentukan. Yang jelas, koordinasi dengan dinas kesehatan tetap berjalan,” katanya.

Ratusan warga tampak antusias mendatangi posko. Kegiatan berlangsung tertib, terlebih karena digelar di bulan Ramadan sehingga pelayanan disesuaikan dengan kondisi masyarakat.

Ketua RT 02 Kalibaru, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Erick, mengapresiasi langkah perusahaan, namun meminta jaminan keberlanjutan layanan kesehatan.

“Terkait insiden kemarin, kami meminta adanya jaminan kesehatan selama enam bulan ke depan untuk memastikan kondisi warga tetap terpantau. Kami juga berharap ada ruang komunikasi publik dengan minimal dua atau tiga nomor kontak aktif, agar warga mudah mengakses informasi jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua RT 01 Kelurahan Gerem, H. Sabar. Ia menilai perusahaan bergerak cepat dalam merespons situasi.

“Kami ingin memastikan seluruh warga terlayani dengan baik. Harapannya semua warga sehat dan situasi kembali kondusif,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, PMI Cilegon turut membantu tenaga medis dan dukungan kebencanaan. Selama ini, perusahaan dan PMI disebut memiliki kerja sama rutin, termasuk dalam kegiatan pendampingan disabilitas dan pembinaan remaja. Selain itu, tenaga kesehatan dari dinas melalui Puskesmas Grogol serta perawat dari klinik rekanan juga dilibatkan.

Sebagai perusahaan terminal tangki timbun, PT Vopak Terminal Merak menegaskan komitmennya menjalankan operasional secara bertanggung jawab dengan memperhatikan aspek sosial, lingkungan, dan tata kelola perusahaan. Posko kesehatan ini, menurut manajemen, menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan tetap sehat, aman, dan produktif bagi warga sekitar.(Fbi)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x