x

BPS Kota Cilegon Sosialisasikan Sensus Ekonomi 2026 di CFD Bersama PAWON

waktu baca 3 menit
Senin, 11 Mei 2026 09:05 0 34 Redaksi

Cilegon, (Delik Asia) | Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cilegon menggelar sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) dalam kegiatan Car Free Day (CFD) Kota Cilegon, Minggu (10/5/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan berkolaborasi dengan Paguyuban Wirausaha Cilegon (PAWON) sebagai upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pentingnya pendataan ekonomi nasional.

Kepala Subbagian Umum BPS Kota Cilegon, Enang Sumarna mengatakan, momentum CFD dimanfaatkan untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat mengenai pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang menjadi agenda nasional dan dilaksanakan setiap 10 tahun sekali.

“Pada hari ini, Minggu 10 Mei 2026, bertepatan dengan CFD Kota Cilegon yang diinisiasi oleh PAWON, kami dari BPS Kota Cilegon memanfaatkan kesempatan ini untuk melaksanakan sosialisasi kegiatan besar yaitu Sensus Ekonomi 2026. Ini merupakan kegiatan pengumpulan data ekonomi yang dilaksanakan pemerintah secara periodik setiap 10 tahun sekali,” ujarnya.

Enang menjelaskan, SE2026 akan mendata seluruh pelaku usaha tanpa terkecuali, mulai dari usaha mikro, kecil, menengah hingga besar. Pendataan mencakup berbagai sektor usaha seperti perdagangan, perhotelan, jasa, pertanian, pedagang kaki lima, pedagang asongan, hingga usaha berbasis digital atau online.

“Seluruh jenis usaha akan dicatat sebagai pijakan dasar pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan ekonomi ke depan. Bahkan usaha online yang saat ini berkembang pesat juga akan menjadi bagian dari pendataan,” katanya.

Ia menambahkan, pelaksanaan pendataan lapangan akan dimulai pada Mei hingga  Agustus 2026. Petugas BPS akan turun langsung ke rumah-rumah, pasar, kios, supermarket hingga lokasi usaha masyarakat di seluruh wilayah Kota Cilegon.

“Petugas kami akan menyebar ke seluruh pelosok secara door to door untuk mendata para pelaku usaha dan masyarakat. Kegiatan ini bukan hanya di Kota Cilegon, tetapi dilaksanakan secara nasional di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Menurutnya, keberhasilan sensus ekonomi membutuhkan dukungan seluruh masyarakat dengan memberikan jawaban dan informasi yang benar kepada petugas resmi BPS.

“Ini bukan hanya milik BPS, tetapi hajatan seluruh masyarakat Indonesia. Data yang diberikan masyarakat akan sangat bermanfaat sebagai dasar pembangunan ekonomi nasional,” tambah Enang.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Wirausaha Cilegon (PAWON), Iim Ibrohim menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan sosialisasi tersebut di CFD Kota Cilegon.

“Hari ini PAWON kedatangan BPS Kota Cilegon dan kami sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi sensus ekonomi ini. Sebenarnya kegiatan ini sudah diprogramkan sejak minggu lalu,” ujarnya.

Ia menilai, BPS merupakan lembaga resmi yang memiliki kewenangan dalam melakukan pendataan dan sensus ekonomi masyarakat secara akurat dan menyeluruh.

“Kita harus percaya kepada BPS yang benar-benar bekerja di lapangan untuk mendata kondisi perekonomian warga. Data sensus ini sangat penting karena menjadi dasar bagi pemerintah dan kementerian dalam menyusun kebijakan,” katanya.

Iim juga mengajak masyarakat untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan data yang sesuai kepada petugas saat pendataan berlangsung hingga 31 Agustus 2026 mendatang.

“Semoga masyarakat dapat mendukung penuh kegiatan sensus ini agar data ekonomi yang dihasilkan benar-benar akurat dan bermanfaat bagi pembangunan,” pungkasnya.(*/FBY)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x