x

RDP Komisi V, BMKG Tingkatkan Kolaborasi dan Layanan Informasi Cuaca

waktu baca 2 menit
Minggu, 21 Jan 2024 14:49 0 50 Redaksi

DelikAsia.com, (Jakarta) | Sekretaris Utama Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Dwi Budi Sutrisno mewakili Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika hadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi V DPR-RI terkait evaluasi Pelaksanaan Pembatasan Mobilitias Transport pada Libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.

Dalam kesempatannya Dwi Budi memaparkan perihal BMKG dalam mendukung kelancaran, keamanan dan keselamatan transportasi kepada institusi lembaga dan masyarakat pada pelaksanaan Natal dan Tahun baru.

“BMKG akan terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk memberikan layanan informasi cuaca yang akurat dan bermanfaat bagi masyarakat,” kata Dwi Budi.

Selain itu, Dwi Budi melaporkan adanya fenomena cuaca ekstrem dan gempa bumi selama posko nataru di Indonesia. Fenomena ini memiliki kaitan dengan layanan informasi yang diberikan kepada masyarakat. Dwi Budi menjelaskan bahwa BMKG telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan akurasi prakiraan cuaca, termasuk memperkuat jaringan pengamatan meteorologi, klimatologi, dan geofisika serta menggunakan teknologi terbaru dalam pengolahan data.

“Selama Nataru, BMKG berperan aktif dalam kegiatan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) untuk wilayah DKI-Jabar-Jateng-Jatim bersama BRIN, TNI-AU, dan BNPB dalam rangka mitigasi potensi bencana hidrometeorologi,” ungkapnya.

Rapat tersebut dihadiri oleh Menteri Perhubungan RI, Menteri PUPR RI, Basarnas, dan Korlantas Polri, menunjukkan tingginya tingkat kolaborasi lintas sektor dalam upaya meningkatkan diseminasi informasi dan sosialisasi peringatan dini kepada masyarakat. BMKG berkomitmen untuk terus meningkatkan koordinasi lintas sektor guna mengoptimalkan layanan informasi cuaca.

Dwi Budi menjelaskan bahwa BMKG telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan akurasi prakiraan cuaca. Upaya tersebut antara lain dengan memperkuat jaringan pengamatan meteorologi, klimatologi, dan geofisika, serta menggunakan teknologi terbaru dalam pengolahan data.

“Selama Nataru BMKG berperan aktif dalam kegiatan Teknologi Modifikais Cuaca (TMC) untuk wilayah DKI-Jabar-Jateng-Jatim bersama BRIN,TNI-AU dan BNPB dalam rangka mitigasi potensi bencana hidrometeorologi” ungkapnya.

turut hadir dalam RDP bersama dengan Menteri Perhubungan RI, Menteri PUPR RI, Basarnas dan Korlantas Polri.

BMKG untuk terus meningkatkan koordinasi lintas sektor dalam diseminasi informasi serta sosialisasi peringatan dini kepada masyarakat.[FAR/RED].

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x