x

Edy Natar Nasution Apresiasi Aksi Damai di Depan KTV Paragon Pekanbaru

waktu baca 2 menit
Selasa, 10 Feb 2026 21:25 0 135 Redaksi

Pekanbaru, (Delik Asia) | Anggota Majelis Kehormatan Pemuka Masyarakat Riau, Brigjen TNI (Purn) Edy Natar Nasution, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang terlibat dalam aksi damai di depan Tempat Hiburan Malam (THM) KTV Paragon, Pekanbaru, Senin (2/2/2026).

Ucapan terima kasih tersebut disampaikan kepada para ustaz dan alim ulama Riau, tokoh masyarakat, mahasiswa Universitas Riau (UNRI), warga yang bermukim di sekitar KTV Paragon, serta seluruh peserta aksi yang dinilai telah menyampaikan aspirasi secara tertib, aman, dan damai.

“Saya mengapresiasi seluruh peserta aksi yang telah menunjukkan kedewasaan berdemokrasi. Aksi berjalan lancar, tanpa anarkisme, dan tetap menjunjung tinggi nilai ketertiban,” ujar Edy Natar dalam keterangannya, Senin (10/2/2026).

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada aparat Kepolisian dan Satpol PP Kota Pekanbaru yang telah mengawal jalannya aksi secara profesional sehingga situasi tetap kondusif.

Edy Natar turut mengapresiasi sikap Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, yang secara terbuka menyatakan komitmen untuk menutup operasional KTV Paragon serta melakukan evaluasi terhadap tempat hiburan malam lainnya di Kota Pekanbaru.

Selain itu, ia mengucapkan terima kasih kepada berbagai tokoh masyarakat yang memberikan dukungan moral, baik secara perorangan maupun melalui organisasi, dalam bentuk kiriman video pendek.

Menurut Edy, dukungan tersebut lahir dari keprihatinan mendalam terhadap perkembangan praktik kemaksiatan di Pekanbaru yang dinilai telah melampaui norma agama dan adat Melayu Riau, yang berlandaskan prinsip Adat Bersendikan Syarak, Syarak Bersendikan Kitabullah.

“Dukungan ini murni dari kesadaran moral dan penghayatan agama masing-masing tokoh, tanpa adanya paksaan atau tekanan dari pihak mana pun,” kata Edy.

Ia menilai, puncak kegelisahan masyarakat yang memicu aksi damai tersebut terjadi setelah beredarnya video viral yang dinilai bertentangan dengan norma agama dan adat di Bumi Melayu Lancang Kuning.

Hingga Ahad (10/2/2026), tercatat sebanyak 18 organisasi lintas agama, adat, dan paguyuban masyarakat telah menyampaikan dukungan moral terhadap aksi tersebut. Banyaknya dukungan dari berbagai elemen ini, menurut Edy, mencerminkan bahwa persoalan yang dihadapi sudah berada pada tingkat yang serius.

Oleh karena itu, Edy mengingatkan pihak-pihak yang berwenang agar secara sungguh-sungguh menindaklanjuti persoalan tersebut dengan menepati komitmen yang telah disampaikan kepada publik, guna mencegah munculnya kekecewaan masyarakat yang lebih luas.

Pada kesempatan itu, Edy Natar juga menyampaikan apresiasi khusus kepada Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo beserta jajaran Polda Riau dan Polresta Pekanbaru atas pengamanan aksi yang dinilai sigap, bijaksana, dan profesional.(*/Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x