
DelikAsia.com, (Jakarta) | Pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim menegaskan urgensi program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) sebagai strategi mencetak generasi muda yang cerdas dan berkarakter.

Nadiem menyampaikan bahwa Pancasila harus menjadi bagian integral dari jati diri bangsa, bukan sekadar hafalan. Program P5 selama lima tahun terakhir dirancang untuk memastikan pelajar menghayati nilai-nilai Pancasila secara langsung di lapangan, bukan hanya melalui teori.

“Dengan mengintegrasikan pembelajaran Pancasila dalam konteks isu-isu relevan, para pelajar dan guru dapat menggunakan beragam perangkat ajar, mulai dari sastra hingga seni budaya,” jelasnya. Metode berbasis projek diharapkan dapat melahirkan sumber daya manusia unggul yang siap bersaing secara global.

Tema peringatan tahun ini, “Bersama Pancasila Kita Wujudkan Indonesia Emas,” mencerminkan harapan untuk masa depan yang lebih baik. Upacara inti digelar di Monumen Pancasila Sakti, dihadiri oleh 800 tamu undangan, termasuk keluarga pahlawan dan perwakilan pelajar dari berbagai sekolah.[Safar/**]

Tidak ada komentar