x

Ahmad Yusdi: Usulan Sahruji Gunakan CSR PLN untuk Masjid Di Cilegon sebagai Ide Brilian

waktu baca 3 menit
Sabtu, 1 Feb 2025 08:31 0 249 Redaksi

DelikAsia.com, (Cilegon) |  Usulan Ketua GRIB Jaya Cilegon, Sahruji, untuk memanfaatkan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dalam mendukung tempat ibadah di Cilegon mendapat respons positif. Usulan ini muncul setelah insiden pemadaman listrik di Masjid Agung Cilegon oleh PT PLN, yang menyoroti pentingnya kontribusi perusahaan terhadap keberlanjutan tempat ibadah.

Dalam pandangan Ahmad Yusdi, Anggota Lembaga Kajian Majelis Qohwah Cilegon (MQC), usulan Sahruji untuk mengalokasikan dana CSR bagi tempat ibadah dinilai sebagai langkah strategis yang dapat memberikan dampak signifikan bagi kemakmuran rumah ibadah di Cilegon. Yusdi meyakini bahwa ide ini dapat dengan mudah direalisasikan mengingat banyaknya perusahaan besar dan BUMN yang beroperasi di Cilegon, kota industri yang dikenal memiliki ekonomi yang cukup kuat.

“Kami menilai bahwa usulan Pak Sahruji untuk memanfaatkan dana CSR bagi masjid atau tempat ibadah merupakan langkah yang sangat bijak. Cilegon sebagai kota industri tentunya memiliki banyak perusahaan yang bisa mendukung program ini,” kata Yusdi kepada wartawan pada Jumat (31/1/2024).

Yusdi mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan perhitungan terkait omzet yang dihasilkan oleh perusahaan-perusahaan yang ada di Cilegon, yang diperkirakan mencapai sekitar Rp 300 triliun. Angka ini mencakup perusahaan-perusahaan besar, menengah, maupun kecil yang beroperasi di wilayah tersebut. Menurut Yusdi, potensi dana CSR yang besar ini bisa dimanfaatkan secara efektif untuk memecahkan sejumlah persoalan sosial yang ada, salah satunya terkait dengan masalah tagihan listrik yang sering dihadapi oleh masjid-masjid di Cilegon.

“Jika kita melihat besarnya omzet perusahaan di Cilegon, ada potensi besar untuk mengalirkan dana CSR ke tempat ibadah. Dengan kontribusi yang tepat, dana CSR bisa memberikan dampak positif yang langsung dirasakan oleh masyarakat sekitar. Jika perusahaan-perusahaan berkontribusi dalam CSR, masalah yang timbul dari pemadaman listrik seperti yang terjadi di Masjid Agung bisa segera diatasi,” ujar Yusdi.

Lebih lanjut, Yusdi memberikan gambaran bahwa jika seluruh perusahaan di Cilegon memperoleh keuntungan sekitar 10 persen dari omzet mereka, dan 2 persen dari keuntungan tersebut dialokasikan untuk CSR, maka dana yang terkumpul akan sangat cukup untuk membantu masjid-masjid di Cilegon membayar tagihan listrik secara rutin tanpa menunggak. “Dengan dana CSR yang minimal sebesar 2-4 persen dari keuntungan tahunan perusahaan, tempat ibadah di Cilegon tidak perlu lagi khawatir mengenai masalah listrik. Bahkan, marbot masjid bisa berangkat umroh setiap tahunnya,” paparnya optimis.

Yusdi menilai bahwa ide Sahruji ini sangat layak untuk didukung oleh perusahaan-perusahaan di Cilegon. “Ini adalah gagasan yang sangat brilian, mengingat dampak yang bisa ditimbulkan sangat besar. Selain mengatasi masalah teknis di masjid, ide ini juga bisa memperkuat hubungan antara perusahaan dan masyarakat di Cilegon,” tambahnya.

Menurutnya, usulan Sahruji tidak hanya akan memberi manfaat langsung bagi tempat ibadah, tetapi juga memiliki dampak jangka panjang dalam memperkuat ekonomi dan sosial masyarakat Cilegon. “Kami yakin bahwa dengan dukungan dari perusahaan-perusahaan yang ada, ide ini bisa menjadi contoh nyata bagi kota-kota industri lainnya. Ini adalah langkah penting untuk mempererat ikatan sosial di Cilegon dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Yusdi.

Secara keseluruhan, usulan tersebut berpotensi menjadi model yang bisa diterapkan di kota-kota industri lain di Indonesia dalam memanfaatkan dana CSR untuk tujuan yang lebih sosial dan bermanfaat. Dengan komitmen bersama dari berbagai pihak, Sahruji meyakini bahwa ide ini bisa berkembang dan memberikan dampak positif yang besar, tidak hanya untuk tempat ibadah, tetapi juga untuk kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan industri Kota Cilegon.[Di2n bk]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x