
DelikAsia.com, (Waingapu) | Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Waingapu, menggelar acara Jumat Curhat untuk mendengarkan aspirasi dan keluhan masyarakat di kawasan pelabuhan. Acara ini dihadiri oleh Kapolres Sumba Timur AKBP E. Jacky Umbu Kaledi, Kepala Kantor KSOP Waingapu Fadly Afand Djafar, serta General Manager PT. Pelindo Anwar Siregar, dan berbagai perwakilan masyarakat.

Dalam sambutannya, Fadly menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjembatani komunikasi antara masyarakat dan stakeholder terkait. “Kami berharap dapat menemukan solusi terbaik terkait penertiban area penjualan dan memastikan aktivitas di pelabuhan berjalan tertib dan aman,” tuturnya.
Masyarakat, termasuk pedagang asongan dan nelayan, menyampaikan keluhan mengenai ketersediaan lapak jualan yang dikelola oleh PT. Pelindo. Mereka meminta agar pembangunan lapak mempertimbangkan lalu lintas penumpang untuk meningkatkan minat belanja tanpa mengganggu mobilitas.


Selain itu, masyarakat meminta penerapan kartu tanda pengenal bagi mereka yang beraktivitas di pelabuhan seiring dengan penerapan sistem gerbang otomatis. Sebagai tindak lanjut, KSOP Waingapu dan PT. Pelindo berkomitmen untuk melakukan kunjungan lapangan dan memperhatikan pembangunan area penjualan.
Fadly menegaskan akan bekerja sama dengan Polres Sumba Timur untuk menertibkan lapak-lapak yang tidak sesuai tempatnya demi menjaga kelancaran lalu lintas dan mengurangi potensi kriminalitas. PT. Pelindo juga akan mengidentifikasi masyarakat yang beraktivitas di pelabuhan untuk mempermudah akses melalui penerbitan Pas Tahunan.
“Kami berharap acara ini menjadi langkah awal dalam menciptakan pelabuhan yang aman dan nyaman bagi semua pihak,” tutup Fadly.[S4F/**]

Tidak ada komentar