x

Mendes Yandri: Kabarharkam Layak jadi Inspirasi Para Santri

waktu baca 2 menit
Rabu, 6 Agu 2025 10:47 0 126 Redaksi

Delik Asia, (Serang) |  Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto bersama Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri Komisaris Jenderal Fadhil Imran menyambangi Pondok Pesantren Bai Mahdi Sholeh Ma’mun di Kabupaten Serang, Selasa, 5 Agustus 2025.

Kunjungan keduanya disambut hangat oleh Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, bersama jajaran kepolisian dari Polres Kota Serang, Kabupaten Serang, dan Kota Cilegon. Kehadiran pejabat tinggi negara ini menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara kepolisian, pemerintah, dan lembaga pendidikan keagamaan dalam memperkuat ketahanan sosial serta keamanan di tingkat desa.

“Pak Fadhil ini sosok inspiratif. Saya ingin para santri melihat beliau sebagai contoh bahwa kerja keras selalu menemukan jalannya menuju kesuksesan,” ujar Yandri, mantan Wakil Ketua MPR RI.

Ia menambahkan, pesantren memiliki peran strategis dalam pembangunan desa, seiring dengan program Kementerian Desa yang menjadikan lembaga keagamaan tersebut sebagai benteng moral masyarakat. “Pesantren bukan hanya tempat belajar agama, tetapi juga wadah pembentukan karakter dan upaya memberantas buta huruf Al-Qur’an di pedesaan,” katanya.

Kabaharkam Fadhil Imran dalam kesempatan itu menekankan pentingnya peran pesantren dalam menjaga stabilitas sosial dan keamanan. “Pesantren membentuk generasi muda yang tidak hanya berakhlak, tetapi juga cinta tanah air,” ujar Fadhil.

Pondok Pesantren Bai Mahdi Sholeh Ma’mun sendiri dikenal sebagai pusat pendidikan karakter yang aktif dalam pemberdayaan masyarakat desa. Pesantren ini juga menjadi mitra strategis dalam pengembangan program-program sosial pemerintah.

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Bai Mahdi, berharap kehadiran Kabaharkam Polri mampu memberi motivasi moral bagi para santri dan anggota kepolisian yang bertugas di wilayahnya.

“Kami ingin para santri makin semangat belajar, dan menjauhi hal-hal yang tidak baik, termasuk narkoba,” ujar Ratu Zakiyah.

Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut, Direktur Jenderal Pembangunan Ekonomi dan Investasi Desa (PEID) Tabrani serta Inspektur Jenderal Kementerian Desa Teguh.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x