x

Dukung Transportasi Laut, Kemenhub Tandatangani Kerja Sama Pelayaran Perintis dan PSO

waktu baca 1 menit
Selasa, 31 Des 2024 23:58 0 338 Redaksi

DelikAsia.com, (Jakarta) |  Untuk memperkuat konektivitas transportasi antarwilayah, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melaksanakan penandatanganan terpadu perjanjian kerja sama penyelenggaraan pelayaran perintis dan kewajiban pelayanan publik (PSO) angkutan laut tahun anggaran 2025 di Jakarta, Rabu (31/12).

Kegiatan PSO ini mencakup subsidi angkutan laut penumpang kelas ekonomi serta pengangkutan barang untuk memastikan aksesibilitas transportasi ke daerah tertinggal, terdepan, terluar, dan perbatasan (T3P). Selain itu, subsidi ini bertujuan mengurangi disparitas harga antarwilayah, mendukung distribusi barang pokok, serta menunjang kebijakan swasembada nasional.

Target Penyelenggaraan Tahun 2025:

  1. Pelayaran Perintis: 107 trayek (30 trayek oleh PT PELNI, 77 melalui e-purchasing).
  2. Tol Laut Barang: 39 trayek (19 trayek oleh PT PELNI, 20 melalui e-purchasing).
  3. Angkutan Ternak: 6 trayek (2 trayek oleh PT PELNI, 4 melalui mekanisme lelang).
  4. Rede Transport: 18 trayek oleh PT PELNI.
  5. Penumpang Kelas Ekonomi: 25 trayek oleh PT PELNI.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Hartanto, menegaskan bahwa langkah ini akan memastikan kelancaran mobilisasi masyarakat, distribusi barang, dan pengangkutan ternak, terutama di wilayah yang sulit dijangkau. Ia juga mengajak para operator untuk bekerja dengan tanggung jawab dan mengutamakan keselamatan.

Kerja sama ini melibatkan berbagai pihak, termasuk PT PELNI, PT Djakarta Lloyd, PT ASDP Indonesia Ferry, dan sejumlah perusahaan swasta. Kemenhub berharap kolaborasi ini dapat mendorong pemerataan ekonomi dan mengoptimalkan layanan transportasi laut.[Saf/**]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x