x

TNI AD Bantu Proses Pemakaman Korban Ledakan Amunisi di Garut

waktu baca 2 menit
Rabu, 14 Mei 2025 16:31 0 125 Redaksi

DelikAsia, (Jakarta) | TNI Angkatan Darat menyatakan komitmennya untuk membantu secara penuh proses pemakaman para korban dalam peristiwa ledakan amunisi saat pelaksanaan pemusnahan (disposal) di Garut, Jawa Barat, yang menyebabkan 13 orang meninggal dunia. Insiden terjadi saat pemusnahan amunisi afkir dan melibatkan personel militer maupun warga sipil.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, menyampaikan bahwa hingga Senin malam (12/5/2025), proses penyisiran di lokasi dihentikan sementara karena kondisi cuaca, medan, dan waktu yang sudah gelap. Fokus sementara dialihkan pada penanganan para korban.

“Pada pagi ini (Selasa, 13/5/2025), kegiatan penyisiran dan investigasi akan dilanjutkan kembali oleh tim investigasi yang dibentuk oleh TNI Angkatan Darat,” ujar Wahyu dalam keterangan pers.

Dari total 13 korban jiwa, empat di antaranya adalah prajurit TNI AD, dan sembilan lainnya warga sipil. Keempat prajurit yang gugur yakni Kolonel Cpl Antonius Hermawan (Kagupusmu III-Puspalad), Mayor Cpl Anda Rohanda, Kopda Eri Dwi Priambodo, dan Pratu Afrio Setiawan.

Proses Pemakaman Personel TNI

Jenazah Kolonel Cpl Antonius Hermawan disemayamkan di rumah duka di Kompleks Seruni Hills, Jati Sampurna, Bekasi, sebelum diterbangkan menuju kampung halamannya di Sleman, Yogyakarta. Ia akan dimakamkan di Desa Kaliwungu VIII, Kelurahan Harjobinangun, Sleman, Selasa siang.

Sementara tiga jenazah lainnya disemayamkan di Kantor Gupusmu III-Puspalad, Jakarta Timur. Jenazah Mayor Anda Rohanda kemudian diberangkatkan melalui jalur darat ke kampung halamannya di Desa Cinunuk, Cileunyi, Bandung. Jenazah Kopda Eri Dwi Priambodo dibawa ke Temanggung, Jawa Tengah, juga lewat jalur darat. Adapun jenazah Pratu Afrio Setiawan akan diterbangkan ke Desa Mopuya Utara, Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, pada Rabu dini hari.

Warga Sipil dan Koordinasi Pemakaman

Sembilan korban jiwa lainnya merupakan warga sipil. Setelah proses identifikasi dan penanganan medis di RSUD Pameungpeuk, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Proses pemakaman akan dibantu dan dikoordinasikan oleh jajaran Kodam III/Siliwangi, Korem 062/Tarumanagara, serta Kodim 0611/Garut.

“TNI AD berkomitmen memberikan dukungan penuh dalam proses pemakaman seluruh korban, baik prajurit maupun warga sipil,” ujar Kadispenad.

Wahyu menambahkan, proses investigasi masih terus dilakukan oleh tim yang dibentuk TNI AD, dan informasi lebih lanjut mengenai penyebab insiden akan disampaikan setelah penyelidikan selesai.[Saf/**]

 

Sumber: Dispenad

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x