x

Kapolri dan PBNU Bahas Strategi Cegah Kekerasan di Pendidikan

waktu baca 3 menit
Kamis, 13 Feb 2025 22:59 0 131 Redaksi

DelikAsia.com, (Jakarta) |   Alhamdulillah, pada kesempatan yang penuh makna ini, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Drs. Listyo Sigit Prabowo, MSi, mengadakan pertemuan dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di ruang Pertemuan Markas Besar (Mabes) Polri. Pertemuan ini menjadi langkah penting dalam mempererat hubungan antara Polri dan PBNU, dua institusi yang memiliki peran vital dalam menjaga kedamaian, keberagaman, dan ketertiban di Indonesia.

Kolaborasi untuk Keamanan Pendidikan dan Pesantren

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana akrab ini menjadi sarana bagi Kapolri bersama pengurus PBNU untuk mendiskusikan sejumlah isu strategis yang dihadapi bangsa, terutama mengenai upaya kolaboratif dalam menanggulangi kekerasan di lembaga pendidikan dan pesantren. Dalam sesi diskusi, keduanya sepakat untuk menjalin kerja sama yang lebih erat guna menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan damai serta mengatasi potensi kekerasan yang sering terjadi, baik di pesantren maupun sekolah-sekolah di Indonesia.

“Kerja sama ini merupakan langkah konkret dalam menghadirkan rasa aman bagi seluruh elemen masyarakat, terutama di lingkungan pendidikan. Kita harus memastikan bahwa pesantren dan lembaga pendidikan lainnya menjadi tempat yang aman bagi anak-anak dan generasi penerus bangsa,” ujar Kapolri dalam sambutannya yang disambut antusias oleh pengurus PBNU.

Polri, melalui pendekatan yang lebih humanis dan berbasis pencegahan, akan bekerja sama dengan PBNU dalam menyusun program-program edukatif yang bertujuan untuk mencegah kekerasan, serta memberikan pelatihan bagi para pendidik dan siswa. Salah satu fokus utama dari kerja sama ini adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama kalangan pesantren, tentang pentingnya menjaga perdamaian, menghargai perbedaan, dan memperkuat toleransi antar umat beragama.

Komitmen Menjaga Keberagaman dan Persatuan

Dalam pertemuan tersebut, Kapolri juga menekankan pentingnya keberagaman sebagai salah satu pilar utama bagi persatuan bangsa. Keberagaman yang ada di Indonesia, menurutnya, bukan hanya memperkaya budaya bangsa, tetapi juga merupakan modal utama dalam mencapai visi besar Indonesia Emas 2045.

“Keberagaman adalah aset kita. Polri bersama PBNU akan terus berupaya menjaga kerukunan umat beragama, karena dengan bersatu kita dapat mewujudkan Indonesia yang lebih maju, adil, dan sejahtera,” tambah Kapolri, yang mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat semangat persatuan dalam keberagaman.

Kerja sama antara Polri dan PBNU ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Melalui sinergi yang solid antara dua institusi ini, Indonesia akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan global dan memperkuat kedamaian serta stabilitas domestik, yang pada akhirnya mendukung pencapaian Indonesia Emas 2045.

Menuju Indonesia Emas 2045: Bersama Mewujudkan Masyarakat yang Sejahtera

Kapolri juga mengungkapkan harapannya bahwa melalui kolaborasi yang erat ini, Indonesia dapat terus bergerak maju menuju cita-cita besar bangsa: “Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045.” Dalam visi tersebut, Indonesia diharapkan menjadi negara yang sejahtera, berkeadilan, dan berkemajuan, dengan keberagaman yang terjaga dengan baik sebagai fondasi utama.

Membangun kerja sama antara lembaga negara seperti Polri dan organisasi masyarakat seperti PBNU adalah langkah strategis yang tidak hanya bermanfaat untuk memastikan keamanan, kedamaian, dan ketertiban, tetapi juga untuk memperkuat semangat kebangsaan dan nasionalisme di seluruh pelosok negeri.

Kapolri menutup pertemuan tersebut dengan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk organisasi masyarakat, demi mewujudkan Indonesia yang lebih aman, damai, dan maju, serta siap menghadapi tantangan di masa depan.[Di2n bk]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x