Kapolres Bengkalis Resmikan Musholla Al-Kautsar dan Pimpin Pemotongan Hewan Kurban
waktu baca 2 menit
Senin, 9 Jun 2025 20:27 0 136 Redaksi
Kapolres Bengkalis, AKBP Budi Setiawan, bersama Wakapolres Kompol Anton Rama Putra dan Ketua Bhayangkari Cabang Bengkalis, Ny. Furi Budi Setiawan, saat meresmikan Musholla Al-Kautsar di Mako Polsek Bantan, dan memimpin pemotongan hewan kurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1446 H di halaman Polsek Bantan, Sabtu (7/6/2025).
Delik Asia, (Bengkalis) | Kapolres Bengkalis, AKBP Budi Setiawan, S.I.K., M.I.K., menunjukkan komitmen membangun Polri yang lebih humanis dan religius. Ia meresmikan Musholla Al-Kautsar di lingkungan Polsek Bantan sekaligus memimpin langsung prosesi pemotongan hewan kurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1446 H/2025 M di Mako Polsek Bantan, Jalan Soekarno-Hatta, Desa Selatbaru, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis.
Peresmian rumah ibadah dan kegiatan kurban yang berlangsung pada Sabtu pagi itu dihadiri jajaran pejabat utama Polres Bengkalis, termasuk Wakapolres Kompol Anton Rama Putra, S.H., S.I.K., M.I.K., para kepala bagian, kepala satuan, serta Ketua Bhayangkari Cabang Bengkalis Ny. Furi Budi Setiawan beserta pengurus. Hadir pula unsur Forkopimcam seperti Camat Bantan Rafli Kurniawan, S.IP., M.Si., kepala desa se-Kecamatan Bantan, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.
Dalam sambutannya, Kapolres Bengkalis menegaskan bahwa pembangunan musholla bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan bagian dari pembinaan spiritual bagi anggota kepolisian.
“Peresmian Musholla Al-Kautsar ini bukan hanya bentuk pembangunan fasilitas ibadah, tapi juga pembangunan nilai keimanan dan ketakwaan. Ini menjadi pondasi moral dalam pelaksanaan tugas anggota serta mempererat hubungan dengan masyarakat,” ujar AKBP Budi Setiawan.
Usai peresmian, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan satu ekor sapi dan satu ekor kambing. Daging kurban tersebut didistribusikan kepada anggota Polsek Bantan serta warga sekitar sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat. Di bawah kepemimpinan AKBP Budi Setiawan, Polres Bengkalis terus menumbuhkan pendekatan yang lebih humanis, partisipatif, dan berbasis nilai keagamaan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun harmonisasi dan kolaborasi yang tulus dengan masyarakat. Kepercayaan publik akan tumbuh dari kedekatan, empati, dan pelayanan yang berlandaskan iman,” pungkas Kapolres.
Langkah ini menjadi cerminan arah baru Polri—tak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra sosial dan spiritual masyarakat.[**]
Tidak ada komentar