x

Srikandi ASDP, Pilar Tangguh di Balik Layanan Prima Penyeberangan Nasional

waktu baca 2 menit
Minggu, 4 Mei 2025 23:07 0 176 Redaksi

Delik Asia, (Jakarta) | Di balik solidnya operasional penyeberangan nasional, sosok-sosok perempuan tangguh hadir sebagai pilar strategis dalam menggerakkan roda bisnis PT ASDP Indonesia Ferry (Persero). Para Srikandi BUMN ini tidak sekadar menjadi pelengkap, melainkan turut mengambil peran sentral dalam pengambilan keputusan, pengelolaan operasional, serta transformasi layanan perusahaan.

Dari total 4.696 karyawan ASDP, sebanyak 420 orang atau sekitar 8,9 persen merupakan perempuan. Menariknya, keterwakilan perempuan di posisi strategis mencapai 13,2 persen, menunjukkan pengakuan atas kapabilitas dan kompetensi mereka dalam struktur manajemen perusahaan.

Kiprah para Srikandi ASDP terbukti signifikan di level BoD-1 dan BoD-2, mencakup jabatan seperti Senior General Manager, General Manager, Vice President, hingga Manager. Mereka memimpin berbagai bidang, mulai dari operasional pelabuhan, teknologi informasi, sumber daya manusia, keuangan, hingga layanan pelanggan. Kehadiran mereka menegaskan bahwa kepemimpinan perempuan mampu memadukan ketegasan dan empati, serta menjadi motor inovasi dan keberlanjutan perusahaan.

“Kontribusi para Srikandi ASDP tidak bisa dianggap remeh. Mereka adalah garda depan yang membawa perspektif baru, inovasi, serta ketangguhan dalam dinamika industri penyeberangan,” ungkap Shelvy Arifin, Corporate Secretary ASDP. Dalam keterangan tertulis pada, Minggu (4/5).

Shelvy menambahkan, partisipasi perempuan di seluruh lini, termasuk ruang rapat direksi, memperkuat fondasi perusahaan dalam mewujudkan layanan yang inklusif, adaptif, dan berdaya saing.

“ASDP percaya bahwa keberagaman gender bukan hanya isu keadilan, melainkan bagian dari strategi bisnis. Ketika perempuan diberi ruang untuk berperan aktif, yang lahir adalah budaya kerja yang kolaboratif, berorientasi solusi, dan humanis,” ujarnya.

Komitmen ASDP terhadap kesetaraan terus diwujudkan melalui program pengembangan SDM yang terbuka dan meritokratis. Setiap talenta, tanpa memandang gender, memiliki akses yang setara untuk berkembang dan menduduki posisi kepemimpinan.

Atas komitmen tersebut, ASDP meraih pengakuan sebagai tempat kerja inklusif dengan memperoleh sertifikasi Great Place to Work dari Great Place to Work Institute pada 19 Juli 2024. Berdasarkan survei internal, 92 persen karyawan menyatakan merasa dihargai dalam lingkungan kerja perusahaan. Hal ini mencerminkan budaya kerja yang Harmonis, Loyal, dan Kolaboratif.

“Kami ingin membangun ASDP sebagai perusahaan yang tidak hanya unggul dalam layanan, tetapi juga progresif dalam budaya kerja. Para Srikandi ini adalah inspirasi bahwa kesetaraan menciptakan kekuatan. Dengan sinergi seluruh insan ASDP, kami optimistis dapat menghadirkan layanan penyeberangan yang semakin modern dan berdaya saing,” tutup Shelvy.[Safar]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x