x

Pusdiklat Tekfunghan Gelar Workshop Strategi Akselerasi Raih Akreditasi Bintang 3

waktu baca 3 menit
Selasa, 12 Mar 2024 23:51 0 42 Redaksi

DelikAsia.com, (Jakarta) | Dalam rangka mengakselerasi transformasi menuju keunggulan daya saing, Pusdiklat Tekfunghan Badiklat Kemhan menyelenggarakan Workshop “Strategi Akselerasi Transformasi Pusdiklat di Lingkungan Badiklat Kemhan”, Kamis (7/3).

Workshop yang diikuti oleh seluruh Pejabat Eselon I, II, III dan perwakilan Eselon IV di lingkungan Badiklat, perwakilan Biro Kepegawaian Setjen Kemhan dan perwakilan Mabes TNI dan Angkatan ini menghadirkan narasumber dari LAN RI, Drs. Haris Faozan, M.Si, Analis Kebijakan Ahli Utama LAN RI, yang memberikan pembekalan dengan topik Transformasi Pusdiklat sebagai Centre Of Excellence pengembangan kompetensi TNI dan ASN di lingkungan Kemhan. Selain itu, workshop ini juga menghadirkan narasumber dari Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Jakarta yaitu Ibu Margareta Yuliani, S.KM., M.M., Widyaiswara Ahli Utama BBPK Jakarta, dan Nismawaty Basri, S.KM., Ketua Tim Kerja 5 Penjaminan Mutu dan Kerjasama Pelatihan Bidang Kesehatan BBPK Jakarta. Mereka membagikan pengalaman tentang strategi dan perjuangannya dalam memperoleh Akreditasi Lembaga Pelatihan dari LAN RI dengan predikat Akreditasi Bintang 3.

Menurut Paparan Plt. Kabadiklat Kemhan Mayor Jenderal TNI Zainul Arifin, yang diwakili oleh Sesbadiklat Marsma TNI Wajariman, menyampaikan bahwa untuk menjamin kualitas pelayanan kediklatan bagi personel Kementerian Pertahanan, setiap Pusdiklat selaku Lembaga Penyelenggara Pelatihan bagi Aparatur Negara perlu mendapatkan akreditasi agar memenuhi kriteria penilaian kelayakan sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah. Oleh karena itu, semua Pusdiklat harus mendapatkan pengakuan atau terakreditasi dari LAN RI selaku lembaga yang memiliki fungsi untuk melakukan akreditasi lembaga Pendidikan dan Pelatihan Pegawai Aparatur Sipil Negara.

Melalui pemberian akreditasi tersebut berarti LAN RI berkewajiban melakukan penjaminan kualitas penyelenggaraan diklat di seluruh Indonesia. Penilaian kelayakan penyelenggaraan diklat tersebut berfungsi sebagai dasar perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan diklat dalam rangka mewujudkan diklat yang bermutu. Diklat yang bermutu dapat digunakan untuk mengembangkan kompetensi pegawai dan membentuk watak serta disiplin pegawai yang bermartabat. Oleh karena itulah, Akreditasi Pusdiklat di lingkungan Badiklat Kemhan menjadi hal penting yang harus dimiliki, sebagai bentuk kepatuhan Badiklat Kemhan terhadap penjaminan mutu, kualitas, efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas penyelenggaraan pelatihan pegawai di lingkungan Kementerian Pertahanan dan TNI.

“Workshop ini saya pandang penting karena merupakan sarana efektif untuk menyiapkan, merumuskan serta memetakan rencana strategi akselerasi transformasi setiap Pusdiklat di lingkungan Badiklat Kemhan. Dengan harapan dapat menghasilkan konsep tentang percepatan transformasi Pusdiklat yang bertransformasi menuju keunggulan daya saing lembaga pelatihan,” kata Plt. Kabadiklat.

Workshop ini cukup efektif untuk menghasilkan konsep-konsep yang implementatif guna percepatan transformasi Pusdiklat menuju keunggulan dan daya saing sebagai lembaga penyelenggara terakreditasi terbaik. Pusdiklat yang telah terakreditasi Bintang 1 diharapkan dapat meningkat menjadi Bintang 2 atau langsung Bintang 3. Begitupun Pusdiklat yang belum terakreditasi, tidak hanya meraih Bintang 1, tetapi juga mampu meraih akreditasi Bintang 2 atau 3.

Saat ini dua dari empat Pusdiklat di lingkungan Badiklat Kemhan yaitu Pusdiklat Tekfunghan dan Pusdiklat Manajemen Pertahanan sudah terakreditasi sebagai lembaga pelatihan dengan predikat Bintang 1 dari LAN RI. Pusdiklat Tekfunghan juga memiliki Akreditasi A untuk Diklat Teknis bidang Pertahanan dan kategori Akreditasi B untuk Latsar CPNS. Sedangkan Pusdiklat Manajemen Pertahanan memiliki Akreditasi B untuk Diklat PKA dan PKP.

Sementara itu Pusdiklat Bela Negara pada tahun ini sedang proses berjuang untuk menjadi lembaga terakreditasi LAN RI,  sedangkan Pusdiklat Bahasa telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Non Formal (BAN-PNF) Kemendikbud untuk 7 program Diklat dengan kategori Akreditasi A pada tahun 2019 yang berakhir di tahun 2024 ini,  dan akan diarahkan untuk mendapatkan Akreditasi Lembaga LAN RI.[Biro Humas Setjen Kemhan].

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x