x

Operasi Gabungan BPTD Banten Bersama Dishub Gelar Ramp Check di Destinasi Wisata Anyer, Satu Bus Dinyatakan Tak Laik Jalan

waktu baca 2 menit
Minggu, 27 Okt 2024 17:30 0 191 Redaksi

DelikAsia.com, (Anyer) |   BPTD Kelas II Banten dan Dishub Provinsi Banten gelar ramp check bus wisata selama dua hari di destinasi Pantai Anyer, 26-27 Oktober 2024. Langkah ini untuk memastikan keselamatan dan kelayakan operasional kendaraan bagi wisatawan.

Operasi gabungan dilakukan bersama Dinas Perhubungan Prov. Banten, dan Jasa Raharja Banten di sejumlah destinasi wisata yang berada di wilayah wisata pantai Anyer dan sekitarnya. Seperti di Pantai Sambolo, dan Pantai Florida 2, Minggu, 27 Oktober 2024.

Pada ramp check tersebut, petugas melakukan pemeriksaan dari sisi teknis dan administrasi. Untuk teknis di antaranya sistem pengereman, lampu, roda, kemudi, dan sistem penerus daya sedangkan sisi administrasi soal surat-surat kendaraan.

Selama ramp check dilakukan kepada sejumlah bus di destinasi wisata tersebut, ditemukan ada beberapa kendaraan yang dianggap tidak memenuhi syarat untuk beroperasi.

Dalam kegiatan Rampcheck Bus Pariwisata di pantai Sambolo pada hari sabtu, 26 Oktober 2024 BPTD Banten berhasil menjaring 7 (tujuh) Kendaraan bus dengan keterangan 6 (enam) kendaraan laik jalan dan 1 (satu) kendaraan tidak laik jalan dengan keterangan 1(satu) unit melanggar tidak memiliki dokumen Kartu Pengawasan atau KP, maka dikenakan sanksi teguran atau perbaikan.

Sedangkan pada hari minggu, 27 Oktober 2024 di pantai Florida 2 BPTD Banten berhasil menjaring 3 (tiga) Kendaraan bus dengan keterangan 1 (satu) Kendaraan Laik Jalan dan dan 2 (dua) kendaraan yg melanggar atau tidak laik jalan dengan keterangan 2 (dua) kendaraan lampu mundur tidak menyala, maka di kenakan sanksi teguran dan perbaikan.

Eko indra yanto selaku kepala BPTD Kelas II Banten, kegiatan ramp check ini digelar untuk memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat pada saat libur weekend. Hal itu dilakukan untuk mencegah kecelakaan seperti yang terjadinya kecelakaan di jalan.

Pengecekan ini dilakukan sebagai antisipasi terjadinya kecelakaan dan memastikan keselamatan wisatawan yang datang ke daerah wisata, dengan kolaborasi dan kesadaran dari semua pihak, diharapkan transportasi pariwisata di Banten dapat terus berkembang secara aman dan nyaman bagi semua pengguna, kata dia.[Safar/**]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x