x

Prabowo Tegaskan KSTI 2025 Harus Bebas dari Politisasi

waktu baca 2 menit
Jumat, 8 Agu 2025 17:16 0 96 Redaksi

Delik Asia, (Bandung) | Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya menjaga kemurnian forum ilmiah dari campur tangan politik. Hal itu disampaikan usai memberikan pidato utama dalam Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia 2025 di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), ITB, Kamis (7/8).

Dalam keterangannya kepada media, Prabowo menjelaskan alasan di balik adanya sesi tertutup dalam forum tersebut. Ia menyebut, langkah itu dilakukan agar diskusi antar peserta bisa berlangsung lebih leluasa, tanpa khawatir pembicaraan dipelintir atau digiring ke ranah politik.

“Biar lebih bebas gitu ya. Jangan dipelintir, jangan dipolitisasi. Ini kan kita bicara ilmu, sains, teknologi,” tegas Prabowo.

Pernyataan tersebut mencerminkan keinginan Presiden agar forum-forum ilmiah seperti KSTI tidak tercemar oleh kepentingan politik praktis. Menurutnya, ruang-ruang diskusi sains harus dijaga agar tetap fokus pada substansi dan pencarian solusi nyata.

KSTI 2025 sendiri merupakan ajang strategis yang mempertemukan ilmuwan, akademisi, pelaku industri, serta pengambil kebijakan dari berbagai sektor prioritas nasional. Forum ini diharapkan mampu melahirkan terobosan-terobosan untuk menjawab tantangan Indonesia di bidang teknologi dan industri ke depan.

Presiden Prabowo juga mendorong agar hasil dari konvensi ini benar-benar bisa diimplementasikan, bukan sekadar wacana.

“Kita perlu lompatan besar. Tidak bisa pakai cara biasa-biasa,” ujarnya.

Kegiatan KSTI 2025 akan berlangsung selama tiga hari, dengan rangkaian diskusi panel, pameran inovasi, dan pertemuan teknis yang melibatkan lebih dari 500 peserta dari dalam dan luar negeri.[Red/**]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x