x

Momen Ramadhan, Wamen ATR/Waka BPN Serahkan Sertipikat Tanah Wakaf dan Berbagi Sembako

waktu baca 2 menit
Jumat, 15 Mar 2024 19:47 0 27 Redaksi

DelikAsia.com, (Kabupaten Cirebon) | Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Raja Juli Antoni menyerahkan 22 sertipikat tanah wakaf di Kabupaten Cirebon pada Kamis (14/03/2024). Bersamaan dengan penyerahan sertipikat ini diadakan pula kegiatan Santunan dan Buka Puasa Bersama Anak Yatim di Kabupaten Cirebon.

Adapun 22 sertipikat tersebut berasal dari sejumlah kabupaten/kota di sekitar Kabupaten Cirebon. Wilayah itu meliputi 2 sertipikat dari Kabupaten Kuningan; 15 sertipikat dari Kabupaten Cirebon; 2 sertipikat dari Kabupaten Indramayu; dan 3 sertipikat berasal dari Kabupaten Majalengka. Sertipikat yang diserahkan kali ini diperuntukkan bagi sarana keagamaan, seperti masjid, musala, hingga lembaga pendidikan.

Dalam kesempatan tersebut, Raja Juli Antoni menyebut bahwa penyerahan sertipikat tanah wakaf adalah bukti bahwa negara hadir di tengah-tengah umat. “Ini tidak hanya untuk golongan tertentu tapi semua umat berhak mendapatkan kepastian hukum,” terangnya.

Untuk diketahui, hingga Maret 2024, sebanyak 111 juta bidang tanah di Indonesia telah terdaftar dan 90,9 juta bidang tanah di antaranya sudah bersertipikat. Sementara itu, untuk tanah wakaf sendiri sebanyak 250.759 bidang atau seluas 23.851 hektare telah bersertipikat.

Menurut Raja Juli Antoni, program sertipikasi tanah wakaf harus terus digaungkan pelaksanaannya. Ia mengimbau kepada masyarakat yang hadir untuk berkontribusi aktif membantu Kementerian ATR/BPN dalam mendaftarkan bidang-bidang tanah wakaf.

“Ini harus dilanjutkan dan harus diperkuat. Harus dimasifkan. Oleh karena itu, saya mengimbau Bapak/Ibu sekalian, mari kita berkolaborasi untuk menyertipikasi tanah-tanah wakaf yang belum disertipikatkan,” ajak Wamen ATR/Waka BPN.

Selain itu, Raja Juli Antoni juga mengungkapkan, masalah sengketa tanah wakaf tidak bisa dipandang sebelah mata. Menurutnya, tidak jarang terjadi konflik hingga gugatan dari ahli waris. “Ke depan, jangan ada lagi sengketa tanah wakaf. Jangan ada lagi konflik gugat-menggugat oleh ahli waris,” ucapnya.

Baca Juga: Peluncuran Laporan Tahunan Ombudsman, Menteri AHY: Pelayanan Publik Bentuk Konkret Kehadiran Negara untuk Rakyat,,

Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Barat, Yuniar Hikmat Ginanjar melaporkan bahwa 22 sertipikat tanah wakaf yang diserahkan hari ini adalah bagian dari 1.700 sertipikat tanah wakaf yang akan di bagikan di seluruh Jawa Barat. “Ini adalah hasil kerja bersama,” terangnya.

Setelah menyerahkan sertipikat tanah wakaf, Wamen ATR/Waka BPN kemudian membagikan bantuan sembako dan dana pendidikan kepada 20 anak yatim serta santunan kepada 20 kaum duafa. Dalam kesempatan tersebut ia didampingi Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Cirebon, Hesekiel Sijabat.[S4F/RED].

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x