
Jakarta, (Delik Asia) | Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan bahwa setiap komandan di lingkungan TNI Angkatan Darat harus menjadi figur yang dipercaya dan mampu mengayomi prajuritnya di tengah dinamika tugas yang semakin kompleks.

Penegasan tersebut disampaikan Kasad saat memberikan pengarahan kepada peserta Uji Kemampuan Komandan Satuan (Dansat) TNI AD, mulai dari pejabat setingkat perwira tinggi hingga komandan kompi, di GOR Nanggala Markas Kopassus, Cijantung, Jakarta, Rabu (4/2/2026). Kegiatan ini sekaligus menjadi penutup rangkaian pelaksanaan uji kemampuan komandan satuan.

Menurut Kasad, komandan satuan memegang peran strategis dalam membentuk kualitas prajurit dan kinerja satuan. Kepemimpinan yang dipercaya dan mengayomi akan melahirkan prajurit yang solid, loyal, serta berprestasi, sekaligus mampu memanfaatkan berbagai peluang pengabdian untuk kemajuan organisasi dan kesejahteraan anggota.

“Komandan satuan adalah mereka yang bisa dipercaya dan mampu mengayomi anggotanya. Banyak hal yang dapat kita lakukan, dan itu akan menjadi bekal penting ke depan,” ujar Jenderal Maruli Simanjuntak.

Kasad menambahkan, peran komandan tidak semata sebagai atasan, tetapi juga sebagai orang tua dan rekan bagi prajurit. Nilai tersebut harus tercermin dalam kepemimpinan sehari-hari guna membangun suasana satuan yang harmonis, profesional, dan siap mendukung kebijakan negara.
Pada kesempatan yang sama, Kasad juga meminta para komandan satuan untuk memiliki kepekaan terhadap perkembangan situasi, menjaga loyalitas secara tegak lurus, serta terus menorehkan prestasi yang membanggakan. Ia menekankan pentingnya soliditas dan kekompakan dalam menjadikan keamanan negara serta pembangunan untuk masyarakat sebagai prioritas utama.
Kasad turut mengingatkan agar seluruh jajaran menghindari segala bentuk kegiatan ilegal yang berpotensi merugikan negara dan rakyat, serta tetap berfokus pada optimalisasi peran TNI AD dalam mendukung pembangunan nasional melalui pemanfaatan sumber daya yang dimiliki.(*/FBI)

Tidak ada komentar