x

FORWAMAR Banten Dideklarasikan, Wartawan Maritim Resmi Bersatu

waktu baca 2 menit
Rabu, 15 Okt 2025 14:31 0 75 Redaksi

Delik Asia, (Banten) |  Sejarah baru tercatat di Banten. Sejumlah jurnalis dari berbagai media cetak, elektronik, dan daring resmi membentuk Forum Wartawan Maritim Banten (FORWAMAR) sebagai wadah komunikasi, edukasi, dan penguatan profesionalisme wartawan di sektor kemaritiman.

Deklarasi forum digelar di Kantor DPW APBMI Banten, Jl. Raya Anyer KM 11, Ciwandan, Kota Cilegon, Rabu (15/10/2025). Hadir dalam momen bersejarah itu perwakilan dari berbagai media nasional dan lokal yang selama ini aktif meliput isu pelabuhan, kelautan, dan pesisir.

Wartawan Maritim Bersatu, Banten Bangkit

Arief Rifad, jurnalis senior yang terpilih sebagai Ketua Umum FORWAMAR, menyebut forum ini lahir dari kesadaran kolektif para jurnalis atas pentingnya perhatian terhadap potensi maritim Banten yang selama ini masih luput dari sorotan media arus utama.

“Kami ingin menciptakan pemberitaan maritim yang berimbang, tajam, dan berpihak pada publik. FORWAMAR hadir untuk jadi ruang sinergi yang sehat antara pers, pelaku industri, dan pemerintah. Tapi tetap kritis dan independen,” tegas Arief.

Dengan 10 anggota awal, FORWAMAR bertekad menjadi “pena maritim” — suara masyarakat pesisir, penjaga transparansi sektor pelabuhan, serta mitra konstruktif bagi pemangku kepentingan maritim di Banten.

Jawab Tantangan, Angkat Isu Pesisir

Banten memiliki deretan pelabuhan strategis seperti Merak, Ciwandan, Bojonegara, serta kawasan industri pesisir Cilegon–Serang. Namun di balik geliat ekonomi, banyak masalah kemaritiman yang belum tuntas diangkat media — mulai dari pencemaran laut, konflik nelayan, tata kelola pelabuhan, hingga problem sosial-ekonomi kawasan pesisir.

Kami bukan corong kekuasaan. Kami mitra kritis. Pena kami tajam, tapi tetap bermartabat,” tambah Arief, menegaskan misi FORWAMAR.

Tiga Semangat, Satu Gerakan

Dalam deklarasinya, FORWAMAR mengusung tiga semangat utama:

  1. Profesionalisme dalam peliputan maritim.

  2. Edukasi bagi jurnalis dan masyarakat pesisir.

  3. Kolaborasi lintas sektor untuk kemajuan maritim Banten.

Forum ini juga membuka peluang pelatihan, diskusi tematik, hingga literasi kemaritiman untuk publik. Dalam waktu dekat, FORWAMAR akan mendaftarkan diri secara resmi sebagai organisasi kewartawanan independen yang terbuka bagi seluruh jurnalis yang aktif meliput sektor kelautan di wilayah Banten.[FBi/IRL]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x