x

Dari Krisis ke Harapan: Warga Watu Lawang Kini Nikmati Air Bersih Berkat Swadaya

waktu baca 2 menit
Senin, 13 Okt 2025 16:16 0 87 Redaksi

Delik Asia, (Cilegon) | Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon, H. Sokhidin, meresmikan sumur bor kedua di Lingkungan Watu Lawang, Kelurahan Gerem, Sabtu (11/10/2025).

Pembangunan sumur ini merupakan hasil swadaya masyarakat dan dukungan sejumlah industri sekitar, tanpa menggunakan dana APBD. Inisiatif tersebut digagas oleh mantan Lurah Gerem, Rahmadi Ramidin, ST.

H. Sokhidin dalam kesempatan ini mengaku terkejut sekaligus prihatin melihat kondisi warga yang selama bertahun-tahun kesulitan air bersih.

“Saya agak kaget dan cukup miris. Cilegon ini kota baja, bahkan termasuk kota terkaya keempat berdasarkan PDRP, tapi masih ada wilayah yang warganya sulit air,” ujarnya.

Lokasi sumur bor berada di kawasan perbatasan Kota Cilegon dan Kabupaten Serang, di daerah lembah dekat sungai. Sebelum adanya sumur bor, warga harus berjalan menuruni lembah selama setengah jam untuk mengambil air sungai, bahkan dilakukan malam hari karena siangnya air habis.

“Saya tadi naik dari bawah ke atas sampai empat kali istirahat. Bayangkan warga melakukan itu setiap hari membawa jerigen air. Kondisi seperti ini sangat tidak manusiawi jika harus menunggu program pipanisasi yang belum jelas waktunya,” tegasnya.

Politisi Partai Gerindra itu berharap Pemkot Cilegon lebih mengutamakan sisi kemanusiaan dalam penyediaan air bersih.

 

“Kalau APBD belum bisa menjangkau, banyak industri di sekitar Gerem yang bisa diajak berpartisipasi. Saya harap ada tambahan satu sumur bor lagi karena kebutuhan air masih tinggi,” tambahnya.

Penggagas pembangunan sumur bor, Rahmadi Ramidin, menyampaikan rasa haru dan syukur atas keberhasilan proyek swadaya ini.

“Alhamdulillah, meskipun saya sudah tidak bertugas di Gerem, masyarakat masih menganggap saya bagian dari keluarga besar Watu Lawang. Saya sangat terharu harapan warga akhirnya terwujud,” ujarnya.

Rahmadi menjelaskan, sumur bor pertama yang dibangun pada Agustus 2022 kini mengalami penurunan debit air dari 47.000 liter per hari menjadi sekitar 23.500 liter per hari, karena meningkatnya jumlah penerima manfaat hingga ke wilayah Pasir Kelapa, Cinangsi, dan Porod Lampung di Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang.

Dengan beroperasinya sumur bor kedua, kebutuhan air bersih kini dapat terpenuhi bagi 204 kepala keluarga di Watu Lawang dan sekitarnya.

Ketua RT 01 RW 09 Watu Lawang, Rusdi, mewakili warga menyampaikan rasa terima kasihnya.

“Kami sangat terharu dan bersyukur. Terima kasih kepada Pak Rahmadi dan Pak Sokhidin yang sudah berjuang untuk kami. Semoga selalu diberi kesehatan dan keberkahan,” ujarnya.[Feb/**]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x