
Cilegon, (Delik Asia) | Arus penyeberangan pada Posko Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 di lintasan Jawa–Sumatera dan Sumatera–Jawa pada H+7 menunjukkan tren penurunan jumlah penumpang dan kendaraan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Namun, pergerakan kendaraan logistik tercatat meningkat signifikan.

Berdasarkan data Posko Merak yang mencakup Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara, selama periode 1 Januari 2026 pukul 00.00–23.59 WIB, tercatat sebanyak 103 trip kapal beroperasi. Total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera mencapai 31.063 orang, turun 15,4 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 36.734 orang.
Penurunan juga terjadi pada kendaraan roda dua yang tercatat 1.184 unit atau turun 7,5 persen, serta kendaraan roda empat sebanyak 4.020 unit atau turun 20 persen.
Sebaliknya, jumlah truk yang menyeberang melonjak tajam menjadi 1.620 unit atau naik 92,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, kendaraan bus tercatat 286 unit, turun 10,6 persen.

Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera pada H+7 mencapai 7.110 unit, turun 4,8 persen dibandingkan tahun lalu. Adapun akumulasi penumpang sejak H-10 hingga H+7 tercatat 654.493 orang atau naik 2,7 persen, sementara total kendaraan mencapai 144.756 unit, turun 6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara itu, arus penyeberangan dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu juga mengalami penurunan. Data Posko Bakauheni mencatat sebanyak 106 trip kapal beroperasi pada H+7. Jumlah penumpang yang menyeberang tercatat 33.767 orang, turun 29,1 persen dibandingkan tahun lalu.
Penurunan signifikan terjadi pada kendaraan roda dua yang tercatat 2.797 unit atau turun 40,9 persen, serta kendaraan roda empat sebanyak 3.677 unit atau turun 31,8 persen. Namun, pergerakan truk meningkat menjadi 2.314 unit atau naik 23 persen. Kendaraan bus tercatat 255 unit, turun 13,3 persen.
Total kendaraan dari Sumatera ke Jawa pada H+7 mencapai 9.043 unit, turun 26,5 persen dibandingkan tahun lalu. Secara kumulatif sejak H-10 hingga H+7, jumlah penumpang tercatat 582.382 orang atau turun 1 persen, sementara total kendaraan mencapai 146.110 unit, naik 3,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Peningkatan arus kendaraan logistik di tengah penurunan arus penumpang menunjukkan mulai normalnya distribusi barang pascalibur panjang Natal dan Tahun Baru.(Red)

Tidak ada komentar