APTIKNAS Siap Jadi Motor Teknologi Nasional: Hoky Tegaskan Komitmen Kolaborasi di Business Meet Up Bekasi
waktu baca 3 menit
Senin, 28 Jul 2025 10:01 0 173 Redaksi
Ketua Umum APTIKNAS, Ir. Soegiharto Santoso, S.H., saat memberikan sambutan dalam acara Business Meet Up Bekasi di Hotel ASTON Imperial, Rabu, 24 Juli 2025
Delik Asia, (Jakarta) | Komitmen Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS) dalam memperkuat ekosistem teknologi nasional kembali ditunjukkan melalui penyelenggaraan acara Business Meet Up Bekasi pada Rabu, 24 Juli 2025, di Hotel ASTON Imperial Bekasi. Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Yorindo Communication dan PT Kota Cerdas Indonesia, dengan dukungan penuh dari APTIKNAS.
Acara yang dihadiri sejumlah pelaku industri teknologi, distributor, vendor, serta merek lokal ini bertujuan untuk memperkuat jejaring antar pelaku usaha serta membuka peluang kolaborasi konkret di bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK).
Ketua Umum APTIKNAS, Ir. Soegiharto Santoso, S.H., yang akrab disapa Hoky, dalam sambutannya menekankan pentingnya membangun sinergi lintas sektor untuk mempercepat digitalisasi nasional. Ia menyebut, kegiatan seperti Business Meet Up dapat menjadi ruang strategis bagi pelaku industri untuk saling berbagi wawasan dan menciptakan kerja sama yang saling menguatkan.
“Acara ini bukan sekadar pertemuan biasa. Ini adalah momentum untuk mempertemukan penyedia teknologi dengan pelaku usaha lokal, sehingga tercipta kolaborasi yang berdampak nyata,” ujar Hoky, yang juga aktif di berbagai organisasi nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Hoky menyoroti percepatan transformasi digital di berbagai sektor, termasuk integrasi sistem keamanan berbasis kecerdasan buatan (AI), otomasi industri, dan digitalisasi layanan bisnis. Ia juga menilai wilayah Bekasi memiliki potensi besar sebagai pusat pertumbuhan teknologi baru, terutama dalam mendukung sektor manufaktur dan logistik.
APTIKNAS juga menunjukkan dukungan terhadap pengembangan produk dalam negeri dengan menghadirkan dua merek lokal—TECHMA dan KASSEN—untuk mempresentasikan produk unggulan mereka. Langkah ini menjadi bagian dari upaya asosiasi dalam mendorong kemandirian teknologi nasional.
Dalam sesi lain, Bank UOB melalui Tjhung Erlen Doresta memberikan pemaparan terkait pembiayaan proyek dan akses permodalan bagi pelaku usaha TIK. Sesi ini menjadi bagian penting dari upaya menyediakan dukungan finansial yang sesuai bagi pengembangan sektor teknologi di Indonesia.
APTIKNAS yang saat ini memiliki lebih dari 30 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di seluruh Indonesia terus mendorong penguatan SDM melalui pelatihan bersertifikasi dan kerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) SDM TIK. Organisasi ini juga berperan sebagai penghubung antara dunia usaha, komunitas teknologi, dan pemerintah.
Salah satu peserta, Rainer Francis dari PT Tricode Inovasi Teknologi, menyampaikan usulan pembentukan DPD APTIKNAS Bekasi untuk memperkuat kehadiran asosiasi di wilayah ini. Ia juga mengajak peserta lain untuk bergabung dalam APTIKNAS guna memperluas jaringan dan memperkuat kapasitas usaha mereka.
“Di era digital, kecepatan berinovasi dan berkolaborasi menjadi kunci. Teknologi hanyalah alat, namun budaya dan semangat gotong royong adalah fondasi,” ujar Hoky dalam penutupannya.
Acara kemudian ditutup dengan sesi jejaring (networking) dan makan malam bersama, memberikan ruang bagi peserta untuk memperluas koneksi dan menjajaki potensi kerja sama lanjutan.
Kegiatan ini turut didukung oleh sejumlah sponsor, antara lain vCloudPoint, SEAGATE, FORTEQ, dan GTeknologi. Hadir pula para pengurus pusat APTIKNAS, seperti Ardian Elkana, Yuliasiane Sulistiyawati, Hartanto Sutardja, Feri Ariyanto, Ari Susanti, serta Tri Cahyandi Tresnanda dari LSP SDM TIK.
Melalui kegiatan ini, APTIKNAS berharap dapat terus mendorong tumbuhnya kolaborasi dan inovasi di berbagai daerah, sekaligus memperkuat peran sektor TIK dalam pembangunan nasional.[Red/**]
Tidak ada komentar