x

Aksi GEBRAK Berjalan Lancar, Polri Pastikan Situasi Tetap Kondusif

waktu baca 1 menit
Jumat, 12 Des 2025 15:33 0 29 Redaksi

Jakarta, (Delik Asia) |  Sekitar dua ratus peserta dari Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK) berkumpul di Silang Selatan Monas, Jakarta Pusat, Rabu, 10 Desember 2025, untuk memperingati Hari Hak Asasi Manusia Internasional. Sejak pagi, iring-iringan massa gabungan dari serikat buruh, mahasiswa, petani, hingga organisasi masyarakat sipil bergerak menuju lokasi aksi.

Koordinator lapangan, Ivan Ibrahim, mengatakan aksi berjalan tertib berkat pengamanan komprehensif Kepolisian RI. Polisi mengatur arus massa, melakukan penyekatan di sejumlah titik, serta mengawal pergerakan peserta dari Menara Thamrin ke kawasan Monas. “Aparat Polri memastikan ruang publik bagi warga untuk menyampaikan pendapat tetap aman, tertib, dan humanis,” ujar Ivan.

Dalam aksi itu, GEBRAK membawa empat tuntutan utama. Pertama, penghentian tindakan represif dan kriminalisasi terhadap aktivis gerakan rakyat, termasuk desakan pembebasan tahanan politik. Kedua, penyesuaian sekaligus kenaikan upah minimum buruh untuk 2026. Ketiga, pengesahan regulasi ketenagakerjaan yang lebih berpihak pada pekerja. Keempat, seruan pembebasan seluruh tahanan politik di Indonesia.

Ivan menyebut lebih dari 20 organisasi terlibat, mulai dari KASBI dari berbagai daerah, KPBI, API, FMN, SPK, KPA, Arus Pelangi, Greenpeace, hingga FSPBI. “Kegiatan berlangsung damai dari awal hingga selesai,” katanya.

Pihak kepolisian tetap berjaga hingga aksi dibubarkan. Pengaturan massa, penjagaan area, dan pengawalan dilakukan dengan pendekatan humanis untuk memastikan situasi tetap stabil sepanjang kegiatan berlangsung.[*/Red]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x