x

Dosen HI Universitas Moestopo Bicara “Semangat Bandung” di Forum Akademik Internasional Argentina

waktu baca 2 menit
Kamis, 9 Okt 2025 18:10 0 78 Redaksi

Delik Asia, (Buenos Aires) | Kiprah akademisi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) kembali menembus forum internasional. Ketua Program Studi sekaligus Dosen Hubungan Internasional, Nadirah, S.Sos., M.A., tampil sebagai narasumber dalam kegiatan Conversatorio bertema “Legado de la Conferencia de Bandung” yang digelar Universidad Nacional de Quilmes (UNQ), Argentina, Rabu (8/10), secara daring.

Acara yang dibuka oleh Rektor UNQ, Mg. Alfredo Alfonso, menghadirkan sejumlah tokoh penting, di antaranya Duta Besar Republik Indonesia untuk Argentina, Sulaiman Syarif, serta Prof. Ignacio Ortíz Vila dari UNQ.

Dalam sambutannya, Dubes RI Sulaiman Syarif menekankan pentingnya nilai dan semangat Konferensi Asia-Afrika (KAA) Bandung dalam menjawab dinamika global masa kini. Ia mengingatkan generasi muda agar terus menjaga semangat solidaritas, perdamaian, dan kerja sama Selatan-Selatan (South-South Cooperation) di tengah tantangan geopolitik dunia.

Sementara itu, Nadirah membawakan paparan berjudul “Relevansi Nilai-Nilai Bandung dalam Diplomasi Global Kontemporer.” Ia menegaskan bahwa prinsip-prinsip Bandung tahun 1955—seperti kesetaraan, penghormatan terhadap kedaulatan, dan penyelesaian damai konflik—masih sangat relevan hingga saat ini.

“Prinsip-prinsip Bandung menjadi fondasi penting bagi kerja sama internasional yang lebih adil dan inklusif. Di tengah krisis global dan dinamika geopolitik yang kompleks, nilai-nilai ini perlu terus diperjuangkan, termasuk di kawasan Asia Tenggara,” ujar Nadirah.

Forum Conversatorio ini menjadi ajang refleksi akademik terhadap warisan sejarah Konferensi Bandung yang melahirkan semangat gerakan non-blok dan solidaritas negara-negara berkembang. Kegiatan tersebut diikuti oleh akademisi, peneliti, dan mahasiswa dari berbagai negara.

Sebagai penutup, peserta turut menikmati hidangan khas Indonesia yang disajikan oleh KBRI Buenos Aires, menambah kehangatan suasana sekaligus memperkuat promosi budaya Indonesia di kancah global.

Partisipasi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) dalam forum internasional ini menunjukkan komitmen kuat kampus terhadap pengembangan diplomasi akademik, riset global, dan kerja sama antarperguruan tinggi. Kerja sama dengan UNQ juga membuka peluang pertukaran dosen dan mahasiswa serta kolaborasi riset internasional di masa depan.

Keterlibatan aktif dosen Universitas Moestopo dalam forum tersebut menegaskan posisi kampus berwawasan global yang terus menjunjung tinggi nilai perdamaian, solidaritas, dan keadilan internasional—sebuah semangat yang diwariskan dari Konferensi Bandung 1955.[Red/**]

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x