
Delik Asia, (Cilegon) | Wali Kota Cilegon Robinsar menegaskan bahwa seluruh kebijakan di Kota Cilegon harus berpijak pada nilai-nilai Pancasila. Penegasan itu disampaikan saat memimpin upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Halaman Kantor Wali Kota Cilegon, Rabu (1/10).

“Pancasila harus hadir dalam kebijakan nyata di tingkat kota,” ujarnya.
Robinsar menekankan bahwa pelayanan publik harus berpihak pada rakyat. Mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga administrasi kependudukan harus dijalankan dengan prinsip mudah, cepat, transparan, dan akuntabel.
“Inovasi digital juga harus inklusif. Jangan tinggalkan lansia, difabel, atau warga yang belum familiar dengan teknologi,” tegasnya.


Di sektor ekonomi, Pemkot Cilegon terus mendorong UMKM naik kelas lewat pelatihan, akses pembiayaan, hingga pemasaran. Selain itu, penguatan ekosistem ekonomi kreatif dan pariwisata juga terus digencarkan agar berpihak pada pelaku lokal dan membuka lapangan kerja yang ramah lingkungan.
“Semua ini bagian dari pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Tahun ini, peringatan Hari Kesaktian Pancasila mengusung tema “Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya”. Menurut Robinsar, tema tersebut sangat relevan di tengah dinamika sosial saat ini.

“Pancasila adalah lem yang menyatukan keberagaman. Juga menjadi kompas moral untuk terus melangkah maju,” katanya.
Di akhir sambutan, ia mengajak masyarakat untuk memerangi ekstremisme, radikalisme, intoleransi, hoaks, dan ujaran kebencian.
“Gunakan media sosial untuk edukasi dan kolaborasi. Dengan semangat gotong royong dan pengamalan Pancasila, Insya Allah Cilegon akan jadi bagian dari Indonesia Raya yang maju, aman, damai, dan bermartabat di mata dunia,” pungkasnya.[FBi/**]

Tidak ada komentar