x

Bappebti Gelar Seminar Tata Kelola Komoditi Unggulan Perkebunan Provinsi Sumatera Barat

waktu baca 2 menit
Minggu, 29 Jan 2023 08:57 0 304 Redaksi

DelikAsia.com, (Sumatera Barat),–Kegiatan Seminar Tata Kelola Komoditi Unggulan Perkebunan Provinsi Sumatera Barat diselenggarakan pada tanggal 11 Januari 2023 lalu oleh DPRD Provinsi Sumatera Barat sebagai bagian dari konsultasi publik terkait dengan penyusunan Rancangan Peraturan Daerah tentang Tata Kelola Komoditi Unggulan Perkebunan. Penyusunan Raperda ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing komoditas unggulan daerah sekaligus untuk memberikan perlindungan kepada para produsen (petani) serta meningkatkan kesejahteraan petani produsen komoditas unggulan di wilayah Provinsi Sumatera Barat.

Pelaksanaan acara ini dipimpin dan dibuka oleh Wakil Ketua DPRD Prov. Sumbar, Suwirpen Suib, dan menghadirkan narasumber dari Kementerian Pertanian, Bappebti – Kementerian Perdagangan serta Akademisi dari Universitas Andalas. Sedangkan peserta dalam seminar ini berasal dari anggota DPRD (khususnya komisi II DPRD Provinsi Sumbar), pimpinan OPD dilingkungan Pemda Prov. Sumbar, Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten/Kota se-Sumbar, Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO), Asosiasi Petani Gambir (APG), Asosiasi Petani Kakao Indonesia (APKAI), dan Himpunan Petani Kakao Indonesia (HIPKINDO).

Pada kesempatan ini Bappebti menyampaikan informasi terkait kebijakan dan mekanisme pemanfaatan Sistem Resi Gudang (SRG) dan Pasar Lelang Komoditas (PLK) sebagai salah satu instrumen yang potensial di dalam mendukung tata niaga komoditas pertanian dan perkebunan.

SRG sebagaimana diatur melalui Undang –undang Nomor 9 Tahun 2006, diharapkan menjadi suatu instrumen tunda jual dan pembiayaan perdagangan karena dapat menyediakan akses kredit bagi dunia usaha dengan jaminan barang (komoditi) yang disimpan di gudang.

SRG juga berpotensi memberikan kontribusi yang signifikan bagi tujuan pembangunan sektor industri dan perdagangan yang berbasis sumber daya lokal.

Bappebti berkomitmen untuk secara intensif akan berkoordinasi dengan Pemerintah Prov. Sumbar dalam melakukan pemetaan dan penyiapan ekosistem SRG dan PLK di daerah, khususnya untuk komoditas unggulan seperti Gambir, Karet dan Kakao.[Red].

 

 

Sumber: Bappebti.go.id

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x