Dalam sambutannya, Kasal menyampaikan apresiasi tinggi kepada 120 prajurit TNI AL yang telah berhasil menyelesaikan tugas sebagai pasukan perdamaian PBB di Lebanon. “Atas nama pribadi dan seluruh prajurit TNI Angkatan Laut, kami mengucapkan terima kasih serta penghargaan kepada Satgas MTF XXVIII-O/UNIFIL yang telah melaksanakan tugas dengan aman dan sukses, serta kembali ke Tanah Air tanpa kurang suatu apapun,” ujar Laksamana TNI Muhammad Ali.

Satgas MTF XXVIII-O/UNIFIL mulai berangkat menuju Lebanon pada 11 Desember 2023, dengan kapal perang KRI Diponegoro-365. Dalam menjalankan misi, Satgas MTF XXVIII-O/UNIFIL telah berhasil memperoleh berbagai penghargaan, antara lain Letter of Appreciation dan UN Medal dari Perserikatan Bangsa-Bangsa, Medali Perdamaian, Duta Budaya dari Dubes LBBP RI untuk Lebanon, serta Medali “Ambassador Awards” dari Duta Besar RI untuk Republik Turki. Selain itu, Satgas juga menerima penghargaan LAF Medal dari Pemerintah Lebanon, serta penghargaan “German Medal” yang pertama kali diberikan oleh Menteri Pertahanan Negara Federal Jerman kepada MTF Indonesia.

Satgas MTF XXVIII-O/UNIFIL juga dianugerahi Satyalancana Santi Dharma dari pemerintah Indonesia atas keberhasilan mereka menyelesaikan misi perdamaian di Lebanon.
Selama bertugas, Satgas MTF XXVIII-O/UNIFIL melaksanakan berbagai tugas penting, di antaranya berpatroli di perairan sepanjang perbatasan, mencegah penyelundupan senjata ilegal, serta menggelar pelatihan untuk prajurit Angkatan Laut Lebanon. Satgas MTF XXVIII-O/UNIFIL KRI Diponegoro-365 merupakan Satgas MTF ke-15 yang dikirimkan Indonesia ke Lebanon. Setelah kembalinya Satgas ini ke Tanah Air, tugas di Lebanon kini diemban oleh Satgas MTF XXVIII-P/UNIFIL KRI Sultan Iskandar Muda-367. [Di2n Bk]










Tidak ada komentar