
Cilegon, (Delik Asia) | Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cilegon kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program santunan bagi para pemandi jenazah. Sebanyak 302 pemandi jenazah di Kota Cilegon menerima bantuan keuangan sebesar Rp600 ribu setiap tiga bulan, Acara di selenggarakan pada Rabu 06/05/2026

Ketua BAZNAS Kota Cilegon, Drs. H. Fajri Ali, MM, menjelaskan bahwa bantuan tersebut diberikan secara berkala selama empat bulan dalam setahun, sehingga setiap penerima memperoleh total santunan sebesar Rp2.400.000 per tahun.

“Program ini merupakan bentuk apresiasi kami kepada para pemandi jenazah yang telah berperan penting dalam pelayanan sosial keagamaan di masyarakat. Mereka adalah sosok yang berjasa dan patut mendapatkan perhatian,” ujarnya.

Untuk mendukung program tersebut, BAZNAS Kota Cilegon telah menyiapkan anggaran sebesar Rp724 juta yang bersumber dari pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah masyarakat.
Sementara itu, Asisten Daerah (Asda) I Kota Cilegon bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, H. Mahmudin, SH, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas konsistensi BAZNAS dalam membantu masyarakat, khususnya para pemandi jenazah.

Ia menegaskan bahwa para pemandi jenazah memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam pelayanan terakhir kepada masyarakat. “Bapak dan Ibu sekalian adalah benteng sosial dan kemanusiaan. Tugas yang dijalankan sangat mulia dan tidak semua orang mampu melaksanakannya,” ungkapnya.
Mahmudin juga berharap agar ke depan penyaluran bantuan dapat semakin tepat sasaran melalui proses verifikasi data yang lebih baik, sehingga tidak terjadi penerima ganda dan seluruh pemandi jenazah yang berhak dapat terakomodasi.
Senada dengan itu, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade Putra, turut menyampaikan rasa terima kasih kepada para pemandi jenazah atas dedikasi dan pengabdian mereka kepada masyarakat.

“Bapak dan Ibu adalah pahlawan kemanusiaan. Bantuan ini merupakan hasil dari dana zakat masyarakat yang dikembalikan untuk kesejahteraan umat. Kami berharap dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kebutuhan keluarga,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa program santunan ini disalurkan sebanyak empat kali dalam setahun dan menjadi bagian dari upaya pemerintah bersama BAZNAS dalam memperkuat jaring pengaman sosial di Kota Cilegon.
Salah satu penerima santunan, Mahamah, warga Kelurahan Seruni, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan. Ia telah lebih dari 10 tahun mengabdikan diri sebagai pemandi jenazah.

“Alhamdulillah saya senang sekali dengan adanya bantuan ini. Semoga bermanfaat untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.
Dengan adanya program ini, diharapkan para pemandi jenazah dapat terus menjalankan tugas mulianya dengan penuh semangat serta mendapatkan dukungan yang layak dari berbagai pihak.(*/FBY)

Tidak ada komentar