x

Ribuan Warga Tumpah Ruah! Kedung Baya RW-04 Cilegon Bergemuruh, 320 Penzikir dan Pawai Panjang Mulud Semarakkan Maulid Nabi

waktu baca 4 menit
Selasa, 25 Agu 2026 16:43 0 152 Redaksi

Cilegon, (Delik Asia) | Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Jami Al Barkah, Lingkungan Kedung Baya RW-04, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon.

Rangkaian kegiatan yang digelar pada Selasa, 25 Agustus 2026, tersebut berlangsung meriah. Ribuan masyarakat antusias mengikuti pawai panjang mulud, sementara ratusan jamaah turut memeriahkan kegiatan dzikir Maulid Al-Barzanji yang menjadi tradisi keagamaan masyarakat setempat.

Sebanyak 320 penzikir dari dua wilayah turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran mereka menambah kekhidmatan sekaligus kemeriahan peringatan Maulid Nabi yang setiap tahun rutin digelar oleh masyarakat Kedung Baya RW-04.

Ketua RW-04 sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, H. Saiful Bahri, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda rutin masyarakat sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus momentum mempererat silaturahmi dan kebersamaan warga.

“Alhamdulillah, setiap tahun kami mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus mengirimkan doa kepada Rasulullah SAW. Kegiatan akbar pada hari ini di antaranya dzikir Maulid Al-Barzanji yang merupakan tradisi turun-temurun, khususnya di wilayah Kecamatan Cibeber,” ujar H. Saiful Bahri.

Selain dzikir, kemeriahan semakin terasa melalui pawai panjang mulud. Warga dari sejumlah RT menampilkan berbagai kreasi panjang mulud dengan bentuk, hiasan, dan model yang beragam.

Kreativitas tersebut merupakan hasil gotong royong warga yang melibatkan berbagai unsur keluarga dan masyarakat. Semangat kebersamaan terlihat sejak persiapan hingga pelaksanaan pawai.

Dalam perlombaan kreativitas panjang mulud, RT 02 meraih juara pertama, RT 01 juara kedua, RT 04 juara ketiga, RT 03 juara keempat, dan RT 05 juara kelima.

“Yang paling penting bukan hanya perlombaan, tetapi bagaimana kreativitas dan kebersamaan masyarakat bisa terus tumbuh. Semua ikut terlibat dan bergotong royong,” kata H. Saiful Bahri.

Ribuan Warga Antusias Ikuti Pawai

Salah satu pemandangan paling menarik dalam perayaan tersebut adalah pawai panjang mulud yang diikuti ribuan masyarakat.

Warga dari berbagai usia, mulai dari anak-anak, remaja, pemuda-pemudi, orang tua hingga tokoh masyarakat, bersama-sama mengiringi pawai dengan penuh antusias.

Menurut panitia, jarak perjalanan pawai mencapai sekitar 20 kilometer. Meski menempuh perjalanan cukup jauh, semangat masyarakat tidak surut untuk mengikuti rangkaian tradisi yang telah berlangsung dari tahun ke tahun.

“Diperkirakan sekitar 1.500 masyarakat ikut mengiringi pawai panjang mulud. Antusiasmenya luar biasa,” ungkap H. Saiful Bahri.

Pemuda dan Risma Jadi Motor Penggerak

Kesuksesan kegiatan juga tidak terlepas dari keterlibatan aktif generasi muda. Remaja Masjid (Risma) Jami Al Barkah bersama pemuda-pemudi Lingkungan Kedung Baya RW-04 menjadi bagian penting dalam menggerakkan kegiatan.

Perwakilan kepemudaan sekaligus Ketua Risma Jami Al Barkah periode 2025–2028, Dedi Firdaus, mengatakan bahwa antusiasme masyarakat tahun ini sangat luar biasa.

“Alhamdulillah, kegiatan Maulid Nabi tahun ini sangat meriah. Antusias masyarakat sangat bagus. Bapak-bapak, ibu-ibu, pemuda, remaja masjid dan anak-anak semuanya bersinergi untuk menyukseskan acara,” ujar Dedi.

Ia berharap semangat tersebut terus dipertahankan sehingga kegiatan keagamaan dan sosial di lingkungan Kedung Baya RW-04 dapat semakin berkembang dari tahun ke tahun.

70 Pemuda Aktif Didorong Terus Berkontribusi

Ketua Pemuda Lingkungan Kedung Baya, Muhajir, mengungkapkan bahwa terdapat sekitar 70 pemuda-pemudi yang aktif dalam berbagai kegiatan di lingkungan masyarakat.

Menurutnya, pendekatan secara emosional menjadi salah satu cara pengurus untuk merangkul generasi muda agar tetap aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

“Cara kami mengajak anggota adalah melalui pendekatan emosional. Sebagai pengurus, kita harus memahami keadaan dan karakter masing-masing anggota. Dengan begitu, kita bisa merangkul mereka agar ketika ada kegiatan di lingkungan, semuanya bisa ikut terlibat,” jelas Muhajir.

Ia menambahkan, kekompakan antara pemuda, Risma, pengurus RT/RW, DKM, relawan serta seluruh masyarakat menjadi kunci suksesnya berbagai kegiatan di Kedung Baya RW-04.

Maulid Nabi Bukan Sekadar Seremonial

H. Saiful Bahri menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan. Lebih dari itu, momentum tersebut harus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk menerapkan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

“Pesan moralnya adalah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan hanya seremonial belaka. Yang paling penting adalah bagaimana keteladanan Nabi Muhammad SAW kita aktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Ia berharap semangat kebersamaan yang tercipta dalam peringatan Maulid Nabi tahun ini dapat terus dipertahankan.

Dengan keterlibatan DKM, Risma Jami Al Barkah, pengurus RT dan RW, pemuda-pemudi, relawan, tokoh masyarakat serta seluruh warga, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Kedung Baya RW-04 berlangsung sukses, meriah dan penuh makna.

Ribuan warga yang tumpah ruah dalam pawai panjang mulud sekaligus menjadi bukti kuat bahwa tradisi keagamaan dan budaya masyarakat masih menjadi perekat kebersamaan, gotong royong dan kekompakan warga di Kedung Baya RW-04, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon.(*/FBY)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x