x

Dari Dapur Pelatihan ke Peluang Usaha, Warga Gerem Antusias Ikuti Pelatihan Tata Boga

waktu baca 2 menit
Senin, 20 Okt 2025 12:48 0 82 Redaksi

Delik Asia, (Cilegon) | Semangat wirausaha tampak menyala di Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol. Selama lima hari, mulai 20 hingga 24 Oktober 2025, sebanyak 25 peserta yang terdiri dari kader PKK, pelaku UMKM, dan masyarakat umum mengikuti pelatihan Tata Boga yang difasilitasi oleh Pemerintah Kelurahan Gerem.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Camat Grogol Jajat Sudrajat, S.E., M.M., dengan dukungan dari Kepala UPTD BLK Disnaker Kota Cilegon Irham Havrijal, S.H., Plt. Lurah Gerem Hikmatul Qismat, Kasi PPM Neneng R., serta pendamping UMKM Kelurahan Gerem Fatmawati.

Dalam sambutannya, Camat Grogol Jajat Sudrajat menyampaikan harapan agar pelatihan ini dapat menjadi langkah nyata dalam mencetak wirausaha kuliner baru di wilayah Gerem.

“Alhamdulillah, hari ini kita membuka pelatihan Tata Boga di Kelurahan Gerem. Mudah-mudahan kegiatan ini melahirkan wirausaha kuliner baru yang bisa menambah penghasilan keluarga, membuka lapangan kerja, dan membawa nama baik bagi Kelurahan Gerem,” ujarnya penuh semangat.

Sementara itu, Plt. Lurah Gerem Hikmatul Qismat mengungkapkan bahwa pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari usulan PKK dalam Musrenbangkel tahun lalu.

“Tata Boga ini sudah diusulkan sejak tahun lalu oleh PKK. Tujuannya tentu untuk meningkatkan kemampuan masyarakat, khususnya para pelaku UMKM. Karena keterampilan itu harus terus diasah agar tidak berkurang,” jelasnya.

Ia menambahkan, pelatihan berlangsung selama lima hari dengan total 25 peserta, yang dibimbing langsung oleh instruktur dari LPK Yayasan Haisar Anugrah Perdana. Dana kegiatan ini bersumber dari DAU (Dana Alokasi Umum) Pemerintah Kota Cilegon.

“Kami bersyukur kegiatan ini bisa terlaksana dengan dukungan pemerintah. Harapannya, setelah pelatihan ini para peserta bisa meningkatkan pendapatan keluarga dan kesejahteraan masyarakat Gerem,” tambah Hikmatul.

Senada dengan itu, Kasi PPM Kelurahan Gerem Neneng R. menjelaskan bahwa peserta dibagi menjadi lima kelompok dan berlatih membuat berbagai jenis makanan dan kue bernilai jual tinggi.

“Pesertanya beragam, dari kader PKK, pelaku UMKM, hingga warga umum. Mereka belajar membuat aneka makanan dan kue yang bisa dijadikan peluang usaha. Harapannya, pelatihan ini bisa memotivasi peserta untuk berwirausaha dan mandiri secara ekonomi,” tutur Neneng.

Kegiatan yang berlangsung penuh antusiasme ini tidak hanya memberi pengetahuan praktis dalam dunia kuliner, tetapi juga membuka pintu kesempatan baru bagi warga Gerem untuk berkembang dan berdaya saing.

Dengan dukungan pemerintah, PKK, dan masyarakat, pelatihan Tata Boga ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya wirausaha kuliner kreatif yang membawa nama baik dan kemajuan ekonomi Kelurahan Gerem.[Febi/**]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x