x

Prabowo dan Anwar Ibrahim Bahas Penguatan ASEAN dan Akses Pendidikan untuk Anak Pekerja Migran

waktu baca 2 menit
Selasa, 29 Jul 2025 22:30 0 188 Redaksi

Delik Asia, (Jakarta) |  Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima Perdana Menteri Malaysia Dato’ Seri Anwar Ibrahim dalam annual consultation meeting di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 29 Juli 2025. Pertemuan tahunan kedua pemimpin ini mencatat sejumlah kesepakatan penting, mulai dari penyelesaian persoalan bilateral hingga penguatan posisi ASEAN dalam menjaga stabilitas kawasan.

Dalam keterangan pers usai pertemuan, Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan bahwa pembahasan berjalan konstruktif, menyentuh berbagai sektor, termasuk isu pendidikan bagi anak-anak pekerja migran Indonesia di Malaysia.

“Dibahas pembentukan Community Learning Center bagi anak-anak pekerja migran Indonesia, baik di Semenanjung Malaysia maupun di Sabah dan Sarawak, agar mereka tetap mendapat akses pendidikan formal,” ujar Sugiono.

Langkah ini dinilai sebagai wujud konkret kerja sama bilateral yang menyentuh kepentingan masyarakat akar rumput. Indonesia dan Malaysia disebut memiliki kepentingan yang sama untuk meningkatkan kesejahteraan warganya, termasuk diaspora pekerja migran.

Pertemuan juga menyoroti perkembangan situasi keamanan di kawasan, khususnya ketegangan yang sempat meningkat di perbatasan Thailand dan Kamboja. Sugiono menegaskan bahwa Indonesia, melalui jalur diplomasi ASEAN, aktif mendorong upaya deeskalasi.

“Sejak hari pertama insiden, para Menlu ASEAN langsung berkoordinasi. Indonesia menyampaikan kesiapannya kepada Malaysia selaku Ketua ASEAN untuk membantu menciptakan kondisi damai dan mendorong gencatan senjata,” ujarnya.

Sugiono juga menekankan pendekatan khas ASEAN yang mengedepankan konsensus dan musyawarah. Salah satu instrumen yang akan dimaksimalkan adalah Joint Border Committee antara Thailand dan Kamboja.

“Semua pihak sepakat bahwa pendekatan kekeluargaan ASEAN tetap menjadi kerangka utama dalam penyelesaian konflik di kawasan,” katanya.

Di sisi lain, Presiden Prabowo menekankan pentingnya memperkuat kerja sama ekonomi antarnegara serumpun. Ia menyebut bahwa kedekatan kultural antara Indonesia dan Malaysia menjadi modal dasar yang kuat untuk membangun sinergi ekonomi yang produktif.

“Hubungan persahabatan itu juga harus diwujudkan dalam hubungan ekonomi yang saling menguntungkan demi kesejahteraan masyarakat kedua negara,” ujar Menlu Sugiono, menyampaikan pesan Presiden.[Red/**]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x