x

Menteri Nusron, Kebakaran Biro Humas Bukan Penghilangan Barang Bukti

waktu baca 2 menit
Minggu, 9 Feb 2025 18:31 0 204 Redaksi

DelikAsia.com, (Jakarta) |  Kebakaran terjadi di ruangan Biro Hubungan Masyarakat (Humas) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) pada Sabtu malam sekitar pukul 23.00 WIB. Ruangan yang terletak di lantai 1 kementerian ini dapat dipadamkan dengan cepat oleh tim pemadam kebakaran (Damkar) yang segera merespons kejadian tersebut.

Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, yang hadir langsung di lokasi untuk memastikan kondisi pasca kebakaran, menyampaikan apresiasi kepada Tim Damkar atas respons cepat mereka dalam menangani insiden ini.

“Kejadiannya cepat sekali, sekitar jam 23 lewat, ada kebakaran kecil di Biro Humas lantai 1. Alhamdulillah, reaksinya cepat sekali, sehingga bisa dipadamkan,” kata Menteri Nusron saat memantau situasi di lokasi, Sabtu (08/02/2025) malam.

Ia memastikan bahwa kebakaran yang terjadi merupakan musibah dan tidak ada kaitannya dengan penghilangan barang bukti terkait masalah pertanahan yang sempat menjadi perhatian publik. “Yang terbakar itu bagian Humas, di sana tidak ada dokumen HGB, HGU, atau apapun, jadi tidak ada yang namanya penghilangan barang bukti,” tegas Nusron.

Menteri Nusron juga mengapresiasi pihak Wali Kota Jakarta Selatan dan Tim Damkar Jakarta Selatan atas kerjasamanya dalam penanganan kebakaran. “Terima kasih sekali kepada Pak Wali Kota dan Tim Damkar Jakarta Selatan. Semoga tidak terjadi apa-apa lagi,” ujar Nusron.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Harison Mocodompis, melaporkan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Saat ini, penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan oleh pihak berwenang untuk memastikan penyebab pasti dari kebakaran tersebut. Lokasi kebakaran juga telah dipasang garis polisi untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

“Sebagai tindak lanjut, investigasi lebih lanjut oleh pihak berwenang, pendataan kerusakan dokumen dan peralatan, serta evaluasi sistem keamanan dan mitigasi risiko kebakaran untuk mencegah kejadian serupa di masa depan,” jelas Harison.

Penyelidikan atas insiden ini akan terus dilakukan untuk memastikan keselamatan seluruh karyawan serta pengunjung gedung dan untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

[Safar Bk/**]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x