x

Sinergi TNI dan Warga: Kodim 0411/KM, Koramil 411-04/Tmj Gotong Royong Kejar Target Pengecoran Jembatan Perintis Garuda

waktu baca 3 menit
Jumat, 31 Jul 2026 19:57 0 53 Redaksi

Lampung Tengah, (Delik Asia) | Akselerasi pembangunan infrastruktur wilayah perbatasan terus di pacu.
Personil TNI dari Koramil 411-04/Tmj dan Koramil 411-03/Metro bersama warga lintas kabupaten/Kota menggelar aksi gotong royong pengecoran lantai lantai Jembatan Perintis Garuda, Kamis (30/07/2026)

Pembangunan infrastruktur Vital yang membentang di atas aliran sungai Way Seputih, Dusun VI RT 24,Kampung Liman Benawi, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah ini masuk pengerjaan fisik krusial pada tahap V dan VI.

Jembatan ini menjadi urat nadi baru yang menghubungkan langsung Kabupaten Lampung Tengah dengan Kelurahan Mulyosari, Kecamatan Metro Selatan, Kota Metro.

 

Aksi sosial bersekala besar ini di pimpin langsung oleh Plh Danramil 411-04/Tmj, Peltu Muhamad, yang menerjunkan langsung 4 anggotanya ke lokasi.
Kehadiran jajaran TNI AD ini di sambut antusias oleh jajaran aparatur Pamong Kedua wilayah Administratif.

Tampak hadir dan membaur bersama warga: Peltu Muhamad (Plh Danramil 411-04/Tmj). Serka Supriyadi
Babinsa Kampung Liman Benawi. Sertu Wahyudi Babinsa Mulyosari Kopda Yoan

Sunarto Kepala Dusun VI Liman Benawi. Julianto Ketua RW Mulyosari, Kota Metro. Plh Danramil 411-04/ Tmj Peltu Muhamad, menegaskan bahwa kehadiran TNI dalam proyek ini merupakan perwujudan nyata dari doktrin, “TNI AD Hadir Untuk Rakyat”.

 

“Kami turun lngsung kelapangan bersama jajaran Babinsa bukan sekedar memantau.
Melainkan ikut angkat, angkut material cor dan memastikan setiap tahapan pengecoran lantai Jembtan ini berjalan sesuai standar kelayakan agar aman saat di lalui Masarakat nantinya,” Ujar Peltu Muhamad di sela pengerjaan saat angkut aduk semen.

Guna memastikan efisiensi kerja,warga dan personel TNI, Koramil 411-04/Tmj memasang jalur titian papan kayu tebal di atas hamparan anyaman besi, lantai Jembatan.
Jalur papan ini berfungsi sebagai koridor bagi puluhan gerobag dorong untuk menuangkan meterial cor secara merata dai ujung ke ujung Jembatan tanpa merusak struktur Pemberian yang sudah di ikat rapih.

Struktur bawah Jembatan juga terlihat di perkokoh dengan fondasi dinding batu dan Batako di kedua sisi bibir sungai guna menahan beban Jembatan serta mencegah abrasi aliran air sungai Way Seputih.
Sinergi taktia ini membuat pengerjaan penuangan semen berjalan cepat, sistematris, dan aman bagi keselamatan para pekerja di lapangan.

Berdasarkan pantauan langsung di lokasi proyek, suasana kekeluargaan sangat kental terasa.
Tercatat sedikitnya 90 Orang warga gabungan dari Kampung Liman Benawi dan warga Kelurahan Mulyosari bahu membahu sejak pagi hari.

Masyarakat dan TNI membagi tugas secara taktis di area pemukiman yang menjadi posko logistik material, Sebagian warga bertugas melangsir material Pasir dan batu split secara manual menggunakan ember, sebagian memasukan sak semen Merah Putih ke dalam mesin Molen pengaduk beton, sementara tim lainnya mengangkut adonan semen basah menggunakan puluhan angkong langsung keatas lantai Jembatan.

Julianto Ketua RW Mulyosari, Kota Metro menyampaikan apresiasi setinggi tingginya kepada TNI dan warga yang begitu kompak.
“Jembatan ini adalah impian warga kami, selam ini mobilitas warga terhambat karena batas geografis sungai.
Dengan adanya gotong royong ini, pembangunan bisa berjalan berkali kali lipat lebih cepat,” ungkapnya.

Jika Jembatan ini selesai sepenuhnya dan memasuki masa pengeringan beton yang cukup, warga Liman Benawi yang mayoritas petani dan anak anak Sekolah baik sekolah SMAN 2 maupun SMPN XI tidak perlu lagi memutar jauh memutar.
Dan petani untuk menjual hasil bumi ke kota metro.
Komoditas pertanian dapat didistribusikan langsung dalam hitungan menit, baik menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat ringan.

Saat berita ini di turunkan, pengerjaan lantai dasar beton jembatan sudah selesai terhampar rapih, dan selanjutnya Plh Danramil Peltu Muhamad di bantu Batituud Peltu Marzuli dan personel Babinsa bersama pamong dusun setempat mulai melakukan persiapan perapihan tenda dan tempat untuk di laksanakan Vicon.

 

Investigasi dan Pewarta:
Suherman Martha

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x