
CILEGON, ( DELIKASIA) | Kolaborasi antara Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (DISPORAPAR) Kota Cilegon bersama Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) Kota Cilegon terus diperkuat dalam mendorong lahirnya generasi muda yang mandiri, kreatif, inovatif, dan berani menciptakan peluang usaha.

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pembinaan Wirausaha Muda 2026 yang berlangsung di Aula Stadion Geger, Kota Cilegon, Selama Dua Hari (12-13/8/2026).
Kegiatan dihadiri oleh Kepala Dinas DISPORAPAR Kota Cilegon beserta jajaran, FKP Kota Cilegon beserta jajaran, serta puluhan peserta dari kalangan pemuda dan pelaku usaha muda.
Kegiatan ini menjadi wadah bagi para peserta untuk mendapatkan pengetahuan, motivasi, dan pengalaman mengenai dunia kewirausahaan. Materi disampaikan melalui pemaparan, diskusi, dan sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk menggali berbagai persoalan serta peluang dalam membangun dan mengembangkan usaha.

Para peserta didorong untuk tidak hanya berpikir sebagai pencari kerja, tetapi juga memiliki keberanian untuk menjadi pencipta peluang dan membuka lapangan pekerjaan.
DISPORAPAR Dorong Pemuda Mandiri dan Produktif
Kepala Bidang Kepemudaan DISPORAPAR Kota Cilegon, Nelli Evalinda, S.S., M.M., mengatakan bahwa pembinaan wirausaha muda merupakan bagian dari upaya mendorong kemandirian dan produktivitas generasi muda.
“Kami ingin para pemuda memiliki keberanian untuk memulai usaha, mengembangkan potensi yang mereka miliki, serta terus meningkatkan kemampuan melalui proses belajar dan pengalaman. Dunia usaha terus berkembang, sehingga pemuda juga harus mampu beradaptasi, kreatif, inovatif, dan memanfaatkan teknologi digital sebagai bagian dari pengembangan usaha,” ujarnya.
Menurut Nelli, sinergi antara pemerintah dan FKP sangat penting untuk menciptakan ekosistem kewirausahaan yang mampu memberikan ruang bagi pemuda untuk belajar, berkembang, dan berkolaborasi.
“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti pada pelatihan saja, tetapi dapat berlanjut melalui pendampingan, kolaborasi, dan pengembangan usaha para peserta. Harapannya semakin banyak pemuda Cilegon yang berani mengambil peluang, mandiri secara ekonomi, dan mampu memberikan manfaat bagi pemuda lainnya,” tambahnya.
FKP: Pemuda Harus Berani Memulai, Karna Teori Tanpa Eksekusi Hanyalah Halusinasi
Sementara itu, Ketua FKP Kota Cilegon, Nur Muhammad Firdaus, mengajak para peserta untuk terus belajar, berani memulai, dan konsisten dalam membangun usaha.
Dalam penyampaian materi, peserta diberikan pemahaman bahwa modal dalam membangun usaha tidak hanya berupa uang. Pengetahuan, kemampuan, pengalaman, aset, relasi, dan peluang juga merupakan bagian penting dari modal yang harus dimiliki seorang pengusaha.
Pemanfaatan teknologi digital juga menjadi salah satu pembahasan. Para pemuda didorong agar mampu menggunakan media digital secara produktif untuk membangun branding, membuat konten, memasarkan produk, memperluas jaringan, dan membuka peluang kolaborasi.
Salah satu peserta mengaku kegiatan tersebut memberikan wawasan baru, terutama dalam membangun pola pikir sebagai seorang pengusaha.
“Menurut saya kegiatan pembinaan seperti ini sangat bermanfaat, terutama bagi kami para pemuda yang sedang merintis atau ingin mengembangkan usaha. Banyak hal baru yang saya dapatkan, bukan hanya tentang bagaimana menjalankan bisnis, tetapi juga bagaimana membangun pola pikir sebagai seorang pengusaha,” ungkapnya.
Ia menambahkan, untuk memulai usaha seseorang tidak harus selalu menunggu memiliki modal besar.
“Yang paling penting adalah berani memulai, mau belajar, konsisten, mampu melihat peluang, dan membangun relasi. Saya berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan secara berkelanjutan, tidak hanya dalam bentuk pelatihan, tetapi juga ada pendampingan dan kesempatan untuk berkolaborasi antarpelaku usaha muda,” katanya.
Melalui kegiatan Pembinaan Wirausaha Muda 2026, DISPORAPAR dan FKP Kota Cilegon berharap semakin banyak pemuda yang mampu mengembangkan potensi diri, menciptakan usaha, membuka lapangan pekerjaan, serta ikut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Kolaborasi ini sekaligus menjadi langkah nyata dalam membangun ekosistem kewirausahaan pemuda di Kota Cilegon yang lebih kuat, produktif, dan berkelanjutan.
Bukan sekadar mencari kerja, tetapi berani menciptakan peluang dan membuka jalan bagi masa depan.(*/FBY)

Tidak ada komentar