
Caption: Latihan dengan pendekatan lembut. Seorang prajurit Yonif 763/SBA menunjukkan gerakan penghormatan kepada siswa PAUD Yamko. Pelatihan yang biasa diperuntukkan bagi militer itu kini hadir sebagai sarana pendidikan karakter bagi anak-anak pedalaman Maybrat. Delik Asia, (Maybrat, Papua Barat Daya) | Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI–PNG Kewilayahan Yonif 763/Sanetia Buerama Amor (SBA) melalui Pos Konja menggelar pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) bagi siswa SD YPPK Santo Petrus Yarat Konja dan PAUD Yamko di Kampung Konja, Kabupaten Maybrat, Jumat (1/8/2025).

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi ini bertujuan menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat kebangsaan sejak usia dini. Anak-anak tampak antusias mengikuti pelatihan yang disampaikan dengan pendekatan komunikatif dan menyenangkan. Materi dasar PBB seperti sikap sempurna, istirahat di tempat, dan penghormatan, dipraktikkan langsung oleh para siswa di bawah bimbingan prajurit TNI.
Danpos Konja, Letda Inf Teuku Yafi, mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program pembinaan teritorial TNI yang mendukung pendidikan karakter di wilayah perbatasan. “Kami ingin menanamkan nilai kedisiplinan dan cinta tanah air sejak dini. Harapannya, anak-anak tumbuh menjadi generasi yang tangguh dan berjiwa nasionalis,” ujarnya.
Selain pelatihan baris-berbaris, personel Pos Konja juga mengajak anak-anak bermain sambil belajar untuk menciptakan suasana yang edukatif dan menyenangkan. Interaksi ini sekaligus mempererat kedekatan antara prajurit dan masyarakat setempat.

Salah satu guru PAUD Yamko menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menyebutkan bahwa kehadiran TNI tidak hanya menambah semangat belajar anak-anak, tetapi juga memberikan perhatian nyata terhadap dunia pendidikan di daerah terpencil.
“Anak-anak merasa senang dan dilibatkan. Ini sangat berarti bagi kami yang berada di wilayah pedalaman. Terima kasih kepada Satgas atas dukungan dan perhatiannya,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Satgas Yonif 763/SBA dalam memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat melalui pendekatan humanis, terutama di sektor pendidikan anak usia dini di wilayah penugasan.
Sumber: Yonif 763







Tidak ada komentar