x

ITDAM Kodam XXI/Radin Inten Audit dan Tinjau Pembangunan KDKMP serta Jembatan Perintis Garuda

waktu baca 3 menit
Selasa, 2 Jun 2026 20:57 0 32 Redaksi

Lampung Tengah, (Delik Asia) | Komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat kembali ditunjukkan melalui kunjungan kerja dan pengecekan lapangan yang dilakukan Tim Inspektorat Kodam (ITDAM) Kodam XXI/Radin Inten terhadap pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III dan IV serta Kegiatan Dukungan Ketahanan dan Kemandirian Masyarakat Pedesaan (KDKMP) di wilayah Kodim 0411/KM, Kabupaten Lampung Tengah, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan dipimpin langsung oleh Inspektur Utama Umum (Irutum) ITDAM Kodam XXI/Radin Inten, Kolonel Inf Wira Suherman, didampingi Inspektur Utama Perbendaharaan (Irutben) ITDAM Kodam XXI/Radin Inten, Kolonel Inf Tri Yudianto, bersama jajaran TNI, pemerintah daerah, serta unsur terkait lainnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kodim 0411/KM, Danramil Gunung Sugih dan Trimurjo, unsur Kecamatan Gunung Sugih, Pemerintah Kelurahan Gunung Sugih, Pemerintah Kampung Purwoadi, serta perwakilan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Lampung Tengah.

Sejak pagi hari, tim melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III dan IV di Way Tipo, Kelurahan Gunung Sugih. Setelah memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai rencana, rombongan melanjutkan pengecekan ke lokasi pembangunan KDKMP di Kelurahan Gunung Sugih.

Perjalanan pengawasan kemudian berlanjut menuju Kecamatan Trimurjo. Di Kampung Purwoadi, tim kembali meninjau pembangunan Jembatan Perintis Garuda serta fasilitas KDKMP yang menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas wilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan.

Di sela-sela peninjauan, Kolonel Inf Wira Suherman menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses pembangunan hingga berjalan dengan baik. Menurutnya, keberadaan infrastruktur tersebut bukan sekadar menghadirkan sarana fisik, melainkan membuka akses kehidupan yang lebih luas bagi masyarakat.

Ia berharap fasilitas yang telah dibangun dapat dijaga dan dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung aktivitas warga, mempermudah akses pendidikan bagi anak-anak, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta memperkuat konektivitas antarwilayah yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Jembatan ini bukan hanya penghubung dua sisi wilayah, tetapi juga penghubung harapan masyarakat menuju kehidupan yang lebih baik. Ketika akses semakin mudah, roda ekonomi bergerak lebih cepat, pendidikan semakin terjangkau, dan kesejahteraan masyarakat akan tumbuh secara berkelanjutan,” ujar Kolonel Wira Suherman.

Ungkapan syukur dan terima kasih juga disampaikan Kepala Kampung Purwoadi, Edi Sanipo, yang mewakili aspirasi masyarakat setempat. Ia mengaku kehadiran Jembatan Perintis Garuda telah membawa harapan baru bagi warga kampungnya.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada TNI. Jembatan ini sangat berarti bagi masyarakat kami. Anak-anak sekolah kini memiliki akses yang lebih dekat dan aman, sementara para petani akan lebih mudah membawa hasil panen mereka. Kehadiran TNI melalui pembangunan Jembatan Perintis Garuda benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkapnya penuh haru.

Kegiatan pengecekan dan audit kinerja yang dilakukan Tim ITDAM Kodam XXI/Radin Inten merupakan bagian dari upaya memastikan setiap program pembangunan berjalan tepat sasaran, transparan, akuntabel, serta memenuhi standar kualitas dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Lebih dari sekadar pengawasan, langkah tersebut mencerminkan komitmen kuat TNI dalam mendukung agenda pembangunan nasional, khususnya di wilayah pedesaan. Melalui pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, TNI turut berperan dalam mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat ketahanan wilayah, serta mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat dari tingkat akar rumput.

Jembatan Perintis Garuda dan KDKMP yang kini berdiri di Lampung Tengah menjadi simbol nyata hadirnya negara di tengah masyarakat. Sebuah karya pengabdian yang tidak hanya menghubungkan wilayah, tetapi juga merangkai harapan, memperkuat persatuan, dan membuka jalan menuju masa depan yang lebih sejahtera bagi rakyat.(*/Suherman Martha)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x