x

Danrem 083/Bdj Tanamkan Semangat Persatuan kepada Mahasiswa Papua di Malang

waktu baca 2 menit
Minggu, 8 Mar 2026 18:39 0 120 Redaksi

Malang, (Delik Asia) | Suasana alam yang sejuk di kawasan Bedengan Camping Ground, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, menjadi saksi berlangsungnya kegiatan pembekalan wawasan kebangsaan bagi mahasiswa Papua yang tengah menempuh pendidikan di Malang Raya, Sabtu (7/3/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Korem 083/Baladhika Jaya Kohir, yang memberikan penguatan nilai-nilai kebangsaan kepada mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Papua (HMP) Medimas. Sekitar 50 mahasiswa asal Merauke, Boven Digoel, Mappi, dan Asmat turut ambil bagian dalam kegiatan yang berlangsung dalam nuansa kebersamaan dan dialog terbuka.

Mengusung tema “Bersatu dalam Kebangsaan, Meningkatkan Generasi Muda Papua yang Unggul dan Disiplin,” kegiatan ini menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan semangat persatuan bagi generasi muda Papua yang sedang menimba ilmu di perantauan.

Dalam penyampaiannya, Kolonel Inf Kohir menegaskan bahwa mahasiswa Papua merupakan bagian tak terpisahkan dari keluarga besar bangsa Indonesia. Ia mengajak para mahasiswa menjadikan masa pendidikan sebagai momentum untuk membangun karakter, kedisiplinan, serta meningkatkan kapasitas diri sebagai calon pemimpin masa depan.

Menurutnya, Indonesia adalah bangsa besar yang berdiri di atas fondasi keberagaman suku, budaya, dan bahasa. Keberagaman tersebut justru menjadi kekuatan yang memperkaya identitas bangsa.

Ia pun mengingatkan kembali peran tokoh-tokoh besar asal Papua yang telah memberikan kontribusi penting dalam sejarah perjuangan bangsa, seperti Silas Papare, Frans Kaisiepo, Marthen Indey, serta Johanes Abraham Dimara.

“Tokoh-tokoh Papua telah menunjukkan bahwa putra-putri daerah memiliki peran besar dalam perjalanan bangsa. Karena itu, para mahasiswa harus bangga menjadi bagian dari Indonesia sekaligus berkontribusi untuk masa depan bangsa,” ujarnya.

Lebih lanjut, Danrem mengingatkan para mahasiswa agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai provokasi yang berpotensi memecah belah persatuan. Generasi muda, menurutnya, harus memiliki pendirian yang kuat, menjunjung tinggi nilai kebangsaan, serta mampu menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga sikap dan perilaku selama menempuh pendidikan, termasuk menghormati orang tua dan dosen, serta menjunjung tinggi nilai moral dan kedisiplinan sebagai bekal menuju masa depan yang lebih baik.

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Para mahasiswa terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan serta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog langsung dengan Danrem mengenai wawasan kebangsaan, peran generasi muda, dan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman bangsa.(*/Safar)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x