
Sumedang, (Delik Asia) | Momentum Iduladha 1447 Hijriah dimaknai sebagai ruang berbagi dan penguatan nilai kemanusiaan oleh Unit Pengelola Zakat Infaq Sadaqoh Ikatan Keluarga Alumni Universitas Padjadjaran (UPZ IKA Unpad) melalui program Tebar Daging Kurban di kawasan Kampus Universitas Padjadjaran Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Kegiatan tersebut terselenggara berkat kolaborasi antara UPZ IKA Unpad bersama Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Raya Unpad sebagai wujud kepedulian sosial yang berpijak pada semangat ukhuwah dan kebermanfaatan bagi masyarakat sekitar.

Ketua UPZ IKA Unpad, Agus Santoso, menuturkan bahwa program Tebar Daging Kurban tahun ini menjadi langkah perdana lembaganya dalam menghidupkan syiar zakat, infak, dan sedekah pada momentum Iduladha, sejak resmi memulai aktivitasnya pada Januari 2026.
“Pada kiprah perdana ini, UPZ IKA Unpad menerima amanah 15 ekor hewan kurban yang disalurkan kepada masyarakat di sekitar Kampus Unpad Jatinangor, mulai dari anggota satuan pengamanan, office boy, mahasiswa dari keluarga kurang mampu, hingga warga sekitar kampus,” ujar Agus dalam keterangannya.
Ia menjelaskan, hewan kurban tersebut merupakan hasil sinergi berbagai pihak, yakni UPZ LPDB Kementerian Koperasi Republik Indonesia sebanyak 10 ekor, Ikatan Keluarga Alumni Notariat Universitas Padjadjaran (IKANO Unpad) sebanyak dua ekor, serta PT Agro Investama sebanyak tiga ekor.

Lebih lanjut, Agus mengungkapkan bahwa hewan kurban yang dipilih merupakan domba pedaging unggul jenis Dorper Cross yang dikenal memiliki kualitas daging premium. Jenis domba tersebut merupakan hasil persilangan antara domba Dorper jantan dengan domba lokal Garut unggul betina, sehingga menghasilkan varietas ternak dengan kualitas genetik yang baik dan nilai ekonomi tinggi.
“Domba ini merupakan domba pedaging unggul dengan kualitas daging premium, sehingga masyarakat penerima manfaat dapat merasakan daging kurban dengan kualitas terbaik,” katanya.
Menurut Agus, pengembangan domba Dorper Cross kini semakin marak dilakukan para peternak di berbagai wilayah Jawa Barat. Karena itu, momentum Iduladha tidak hanya menghadirkan nilai ibadah dan kepedulian sosial, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi bagi para peternak desa yang selama ini mengembangkan usaha ternak secara mandiri dan berkelanjutan.
“Momentum Iduladha menjadi masa panen bagi kelompok peternak domba di desa-desa Jawa Barat. Dengan demikian, ibadah kurban juga menjadi bagian dari rangkaian pemberdayaan ekonomi masyarakat pedesaan,” ujarnya.
Menutup keterangannya, Agus menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh sohibul kurban yang telah mempercayakan penyaluran hewan kurban melalui UPZ IKA Unpad. Ia berharap semangat Iduladha terus menumbuhkan nilai ketakwaan, keikhlasan, dan kepedulian sosial di tengah kehidupan masyarakat.
“Semoga momentum Iduladha ini semakin menambah ketakwaan, memperkuat keikhlasan, serta menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama,” pungkasnya.(*/FBY/RED)

Tidak ada komentar