
Cirebon, (Delik Asia) | Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor transportasi laut, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Cirebon menandatangani perpanjangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan dua institusi pendidikan maritim, yakni SMK Pelayaran Buana Bahari dan SMK Baruna Dukuhwaru. Penandatanganan berlangsung di Kantor KSOP Kelas II Cirebon, Rabu (28/1).

Kepala KSOP Kelas II Cirebon Ferry Anggoro Hendianto mengatakan, perpanjangan PKS tersebut menjadi momen penting, tidak hanya bagi institusi yang terlibat, tetapi juga bagi generasi muda yang dipersiapkan sebagai calon pelaut profesional.
“Kerja sama ini bertujuan memberikan manfaat nyata, khususnya dalam pelayanan pengurusan identitas pelaut bagi siswa-siswi SMK Pelayaran Buana Bahari dan SMK Baruna Dukuhwaru,” ujar Ferry.
Ia menjelaskan, melalui kerja sama tersebut KSOP Kelas II Cirebon berkomitmen mempermudah proses administrasi identitas kepelautan bagi para siswa. Langkah ini diharapkan dapat membantu peserta didik mempersiapkan diri memasuki dunia kerja di sektor pelayaran secara lebih profesional.

Menurut Ferry, kerja sama dengan institusi pendidikan maritim tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk mencetak SDM pelaut yang unggul dan berdaya saing, sejalan dengan kebutuhan industri pelayaran nasional maupun global.
“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi langkah strategis untuk menyiapkan generasi pelaut yang kompeten. Karena itu, kami mengajak seluruh pihak untuk mendukung pelaksanaan kerja sama ini dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi,” katanya.
Ia menambahkan, dengan kolaborasi dan komunikasi yang baik antara KSOP dan pihak sekolah, kerja sama ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi penguatan sektor maritim Indonesia ke depan.
“Dengan sinergi yang berkelanjutan, kami optimistis manfaat kerja sama ini akan semakin luas bagi pengembangan SDM transportasi laut nasional,” pungkas Ferry.(*/Feby)







Tidak ada komentar