x

Sjafrie Sjamsoeddin: Pers Berkontribusi Strategis dalam Sistem Pertahanan Negara

waktu baca 2 menit
Minggu, 1 Feb 2026 21:15 0 9 Redaksi

Jakarta, (Delik Asia) | Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia menyelenggarakan Retret PWI 2026. Kegiatan tersebut dibuka di Pusat Kompetensi Bela Negara, Rumpin, Kabupaten Bogor, Kamis, 29 Januari 2026.

Pembukaan retret dipimpin Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Pertahanan Kementerian Pertahanan RI, Mayor Jenderal TNI Ketut Gede Wetan Pastia, yang mewakili Menteri Pertahanan. Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir hadir dalam acara tersebut.

Retret mengusung tema penguatan pers yang profesional, berintegritas, dan berwawasan kebangsaan. Kegiatan ini diikuti 160 peserta yang merupakan perwakilan pengurus PWI dari berbagai daerah di Indonesia.

Selama empat hari, hingga 1 Februari 2026, peserta akan mengikuti sejumlah materi yang dirancang untuk memperkuat peran jurnalis dalam konteks keamanan nasional. Materi juga mencakup upaya menghadapi tantangan disinformasi yang berkembang di era digital.

Ketua Umum PWI Akhmad Munir mengatakan retret ini merupakan bagian dari upaya organisasi memperkuat kesadaran kebangsaan wartawan, seiring dengan peningkatan profesionalisme dan etika jurnalistik. Ia menyebut pemahaman tentang bela negara penting bagi jurnalis dalam menyikapi dinamika informasi global dan mencegah polarisasi publik.

Dalam sambutan tertulisnya, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyatakan pengelolaan informasi dan pembentukan persepsi publik merupakan bagian dari ketahanan nasional. Menurut dia, pers yang berintegritas memiliki peran strategis sebagai mitra negara dalam menjaga keutuhan bangsa.

Sjafrie menegaskan bahwa pemerintah tetap menjamin independensi dan kebebasan pers sesuai konstitusi, meskipun kegiatan berlangsung dalam kerangka pembinaan bela negara.(*/Fbi)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x